{"id":6166,"date":"2015-04-25T01:08:15","date_gmt":"2015-04-24T17:08:15","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=6166"},"modified":"2022-10-19T13:59:19","modified_gmt":"2022-10-19T05:59:19","slug":"satpol-pp-kapuas-hulu-kerap-temukan-siswa-sd-ngelem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/satpol-pp-kapuas-hulu-kerap-temukan-siswa-sd-ngelem\/","title":{"rendered":"Siswa SD Sering Ketahuan Ngelem"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAPUAS HULU<\/strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu mengungkapkan kerap menemukan anak-anak usia SD yang tengah mabuk lem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Di Putussibau ini setidaknya kita telah berhasil mengamankan sebanyak tiga kali. Kita juga dapat laporan, banyak pula anak di beberapa kecamatan yang dipergoki sedang ngelem,&#8221; kata Kasi Pengendalian Operasional Pemeriksaan dan Penyelidikan Satpol PP Kabupaten Kapuas Hulu A Pelaunsuka SSos, di Putussibau, Kamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Parahnya lagi, kata pria yang akrab disapa Plaun ini, ngelem ini dilakukan anak-anak Sekolah Dasar (SD). Karena pihak Satpol PP Kapuas Hulu sendiri kata Plaun telah beberapa kali memergoki anak-anak SD di Putussibau yang mengelem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Plaun, ngelem sepertinya sudah menjadi trend. Ini karena dengan biaya yang murah, anak-anak sudah bisa mabuk bersama-sama meski dampaknya buruk bagi kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Lem yang mereka hirup ramai-ramai tersebut adalah lem fox yang biasa dijual ditoko-toko bangunan dengan harga kurang dari Rp10 ribu,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, ketagihan ngelem sangat berbahaya karena langsung menyerang syaraf-syaraf otak. Selain membuat anak-anak bodoh, kebiasaan ngelem juga membuat anak-anak malas, lemas, ngantuk dan tidak konsentrasi menerima pelajaran di kelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Plaun mengingatkan agar para orang tua dan guru waspada. Bila menemukan gejala anak-anak sedang tidak semangat, mengantuk atau loyo saat belajar mesti segera diperiksakan. Sebab, tidak menutup kemungkinan anak-anak tersebut habis ngelem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ngelem sangat berbahaya, tidak hanya menyerang otak, tetapi juga dapat menyebabkan kematian,&#8221; kata Plaun. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAPUAS HULU &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu mengungkapkan kerap menemukan anak-anak usia SD yang tengah mabuk lem. &#8220;Di Putussibau ini setidaknya kita telah berhasil mengamankan sebanyak tiga kali. Kita juga dapat laporan, banyak pula anak di beberapa kecamatan yang dipergoki sedang ngelem,&#8221; kata Kasi Pengendalian Operasional Pemeriksaan dan Penyelidikan Satpol PP Kabupaten &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6167,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,28],"tags":[2988,2989],"class_list":["post-6166","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kapuas-hulu-putussibau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-ngelem","tag-siswa-sd-ngelem"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6166","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6166"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6166\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25186,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6166\/revisions\/25186"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6166"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6166"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6166"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}