{"id":61753,"date":"2024-07-15T09:45:13","date_gmt":"2024-07-15T01:45:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=61753"},"modified":"2024-07-15T21:47:56","modified_gmt":"2024-07-15T13:47:56","slug":"peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/","title":{"rendered":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan"},"content":{"rendered":"<h3 style=\"text-align: center;\">Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan<\/h3>\n<h5 style=\"text-align: center;\">Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia<\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\">ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing memiliki peran penting dalam mempertahankan dan mengembangkan kesenian tradisional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sanggar Tari Bebaya telah lama dikenal sebagai salah satu benteng terakhir dalam mempertahankan tari tradisional. Sanggar ini tidak hanya mengajarkan tarian tradisional kepada generasi muda, tetapi juga berusaha menghidupkan kembali tarian yang hampir punah. Dengan metode pengajaran yang kreatif dan interaktif, Bebaya berhasil menarik minat banyak anak muda untuk belajar dan mencintai budaya mereka sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Sanggar Tari Bebaya sering mengadakan pertunjukan dan festival yang melibatkan masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, mereka bukan hanya menunjukkan keindahan tarian tradisional, tetapi juga mengedukasi publik tentang pentingnya melestarikan budaya. Ini adalah bukti bahwa sanggar tari tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat kebudayaan yang hidup dan dinamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan Sanggar Tari Bebaya yang fokus pada konservasi tarian tradisional, Sanggar Tari Lentera lebih menekankan pada inovasi dan adaptasi. Lentera menggabungkan unsur-unsur modern dalam tarian tradisional, menciptakan sebuah perpaduan yang unik dan menarik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendekatan ini tidak hanya membuat tarian tradisional lebih relevan di mata generasi muda, tetapi juga membuka peluang untuk menciptakan bentuk seni baru yang kaya akan nilai budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lentera juga aktif dalam kerja sama dengan sekolah-sekolah dan komunitas lokal untuk mengadakan lokakarya dan pelatihan. Ini memungkinkan tarian tradisional diajarkan sejak dini, memastikan bahwa nilai-nilai budaya tertanam kuat dalam diri anak-anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui pendekatan ini, Lentera telah berhasil menciptakan generasi muda yang tidak hanya bangga akan warisan budaya mereka, tetapi juga siap untuk mengembangkannya lebih jauh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sanggar tari seperti Bebaya dan Lentera memainkan peran yang sangat penting dalam melestarikan budaya. Mereka tidak hanya menjadi tempat belajar dan berlatih, tetapi juga pusat inovasi dan kreativitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam era globalisasi, ketika budaya lokal sering kali terpinggirkan oleh budaya asing, peran sanggar tari menjadi semakin vital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui sanggar tari, kita bisa memastikan bahwa warisan budaya kita tetap hidup dan relevan. Ini bukan hanya tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga tentang mengembangkan dan menyesuaikan budaya kita agar tetap relevan dengan zaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, sanggar tari tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan identitas budaya yang kuat dan dinamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera adalah contoh nyata bagaimana kita bisa melestarikan budaya melalui seni tari. Mereka mengajarkan kita bahwa melestarikan budaya tidak harus selalu tentang konservasi yang kaku, tetapi juga bisa melalui inovasi dan adaptasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan semangat dan dedikasi mereka, kita bisa yakin bahwa warisan budaya kita akan tetap hidup dan berkembang di tangan generasi mendatang. []\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":61859,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,33,35,6619],"tags":[],"class_list":["post-61753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kabupaten-kutai-kartanegara","category-berita-nasional","category-opini"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nur Rahma Puteri\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-15T01:45:13+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-15T13:47:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#blogposting\",\"name\":\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo\",\"headline\":\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/putri03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/Melestarikan-Budaya-Melalui-Sanggar-Tari.jpg\",\"width\":709,\"height\":390},\"datePublished\":\"2024-07-15T09:45:13+08:00\",\"dateModified\":\"2024-07-15T21:47:56+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Hotnews, Kutai Kartanegara, Nasional, Opini\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kutai Kartanegara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#listItem\",\"name\":\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/putri03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/putri03\\\/\",\"name\":\"Nur Rahma Puteri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6874ba0a2471960e5c993e12ee698ab4da77c9c73a2bfbfb136a1abcbf93abf0?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nur Rahma Puteri\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/\",\"name\":\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo\",\"description\":\"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/putri03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/putri03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/Melestarikan-Budaya-Melalui-Sanggar-Tari.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#mainImage\",\"width\":709,\"height\":390},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-07-15T09:45:13+08:00\",\"dateModified\":\"2024-07-15T21:47:56+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo","description":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#blogposting","name":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo","headline":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/putri03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Melestarikan-Budaya-Melalui-Sanggar-Tari.jpg","width":709,"height":390},"datePublished":"2024-07-15T09:45:13+08:00","dateModified":"2024-07-15T21:47:56+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#webpage"},"articleSection":"Hotnews, Kutai Kartanegara, Nasional, Opini"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","position":3,"name":"Kutai Kartanegara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#listItem","name":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#listItem","position":4,"name":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/putri03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/putri03\/","name":"Nur Rahma Puteri","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6874ba0a2471960e5c993e12ee698ab4da77c9c73a2bfbfb136a1abcbf93abf0?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nur Rahma Puteri"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/","name":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo","description":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/putri03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/putri03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Melestarikan-Budaya-Melalui-Sanggar-Tari.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#mainImage","width":709,"height":390},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/#mainImage"},"datePublished":"2024-07-15T09:45:13+08:00","dateModified":"2024-07-15T21:47:56+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo","og:description":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2024-07-15T01:45:13+00:00","article:modified_time":"2024-07-15T13:47:56+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan - Berita Borneo","twitter:description":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan Oleh: Nur Rahma Putri Aprilia ARUS modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat, melestarikan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya adalah melalui sanggar tari. Keberadaan dua sanggar ini patut dicontoh. Sanggar Tari Bebaya dan Sanggar Tari Lentera, yang masing-masing","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"61753","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2024-07-14 03:45:00","updated":"2025-06-06 10:10:35","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/\" title=\"Kutai Kartanegara\">Kutai Kartanegara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPeran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Kutai Kartanegara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/"},{"label":"Peran Sanggar Tari: Ketika Budaya Lokal Terpinggirkan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peran-sanggar-tari-ketika-budaya-lokal-terpinggirkan\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61753"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61861,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61753\/revisions\/61861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}