{"id":6328,"date":"2015-04-26T21:28:45","date_gmt":"2015-04-26T13:28:45","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=6328"},"modified":"2022-10-19T16:35:50","modified_gmt":"2022-10-19T08:35:50","slug":"pemadat-ini-dapat-sabu-dari-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemadat-ini-dapat-sabu-dari-malaysia\/","title":{"rendered":"Pemadat ini Dapat Sabu Dari Malaysia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Warga Sebaik Tengah Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara berinitial A, 20 tahun, diamankan Satuan Tugas Pengaman Perbatasan Satgas Pamtas Yonif Linud 433\/Julu Siri setelah menghisap sabu-sabu dan berencana mengedarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433\/Julu Siri Letkol Inf Agustatius Sitepu mengatakan, A diamankan oleh satgas setelah dilakukan pengendapan sebelumnya. \u201cA diamankan sedang membawa sabu sabu 2 paket yang disimpan dalam bungkus rokok. A ini disergap setelah anggota melakukan pengendapan pada pukul 02:30 Wita. A ini sedang memakai saat ditangkap,\u201d ujar Agustatius Sitepu, Sabtu (25\/04\/2015).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari keterangan A, anggota Satgas Pamtas mendapat pengakuan bahwa sabu-sabu yang akan diedarkannya didapat dari AR, 18 tahun, yang rumahnya tak jauh dari rumah A. Anggota Satgas pamtas kemudian mengamankan AR.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari tangan AR, anggota Sagas Pamtas mendapati 4 paket sabu-sabu yang akan diedarkan. \u201cDari 2 kali penangkapan tersebut kita mendapati 6 paket sabu-sabu diperkirakan sebebrat 2 gram,\u201d imbuh Agustatius Sitepu.<br \/>\nDari pengakuan kedua tersangka, selain mengedarkan sabu-sabu di wilayah Sebatik, mereka juga pemakai. Untuk mendapatkan sabu-sabu, mereka dipasok oleh bandar Narkoba dari Malaysia. Setiap kali berhasil mengedarkan sabu-sabu tersebut, mereka mendapat upah sebesar 1 juta rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain pengedar, mereka ini adalah pemakai. Setiap kali mereka berhasil mengedarkan sabu-sabu, mereka mendapat upah 1 juta rupiah dari seseorang warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia,\u201d ujar Agustatius Sitepu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain 6 paket sabu sabu, anggota satgas pamtas juga berhasil mengamankan 4 buah handphone, dompet warna coklat, uang 14 ribu rupiah dan 12 ringgit Malaysia. Kta akan serahkan ke Polres Nunukan untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,\u201d pungkas Agustatius Sitepu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teks Foto: Pengedar dan penggunasabu ini ditangkap Satgas usai menghisap sabu.\u202c [] KK<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN &#8211; Warga Sebaik Tengah Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara berinitial A, 20 tahun, diamankan Satuan Tugas Pengaman Perbatasan Satgas Pamtas Yonif Linud 433\/Julu Siri setelah menghisap sabu-sabu dan berencana mengedarkan. Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433\/Julu Siri Letkol Inf Agustatius Sitepu mengatakan, A diamankan oleh satgas setelah dilakukan pengendapan sebelumnya. \u201cA diamankan sedang membawa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6318,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2248],"tags":[3022,776],"class_list":["post-6328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-ar","tag-sabu-sabu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6328"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6328\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25255,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6328\/revisions\/25255"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}