{"id":63385,"date":"2024-07-29T11:31:47","date_gmt":"2024-07-29T03:31:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=63385"},"modified":"2024-07-29T11:31:47","modified_gmt":"2024-07-29T03:31:47","slug":"pengesahan-759-warga-baru-psht-kotim-bupati-halikinnor-tekankan-pentingnya-pembinaan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pengesahan-759-warga-baru-psht-kotim-bupati-halikinnor-tekankan-pentingnya-pembinaan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Pengesahan 759 Warga Baru PSHT Kotim: Bupati Halikinnor Tekankan Pentingnya Pembinaan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMPIT &#8211;<\/strong> Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap keberadaan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)\u00a0 bisa berkomunikasi dalam pembangunan daerah bersama Pemerintah Kabupaten Kotim, khususnya dalam hal pembinaan masyarakat melalui pencak silat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSeperti filosofi ilmu padi yang diajarkan PSHT, yakni semakin berisi semakin merunduk. Dalam PSHT, anggota tidak hanya dilatih fisik, tetapi juga mental serta budi pekerti yang luhur,\u201d katanya,\u00a0Sabtu malam\u00a027 Juli 2024.\u00a0Hal itu ia sampaikan di depan ribuan warga PSHT dari 17 kecamatan yang ada di Kotim untuk mengikuti\u00a0 kegiatan pengesahan warga baru tingkat 1 PSHT tahun 2024. Dalam kegiatan ini, ada 759 warga baru yang disahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Kotim, organisasi pencak silat ini memiliki anggota yang sangat banyak mencapai 25 ribu orang serta tidak membeda-bedakan suku dan agama. Halikinnor mengungkapkan dengan jumlah anggota yang banyak itu, ia berharap PSHT terus berkontribusi membangun daerah bersama pemerintah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBanyak hal yang bisa dilakukan warga PSHT untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan yang dijalankan pemerintah. Apalagi setiap tahun jumlah PSHT di tempat kita terus bertambah,\u201d ujarnya.\u00a0Melihat itu, tidak menutup kemungkinan Pemkab Kotim ikut membantu PSHT dalam melengkapi fasilitas salah satunya tempat yang representatif untuk kegiatannya dengan menyumbang melalui dana hibah. Dia yakin dengan kebersamaan, pembangunan tempat representatif tersebut akan segera terwujud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTadi saya katakan (membantu) Rp400 juta, tapi kebetulan tadi ada Wakil Ketua I DPRD Kotim (Rudianur) yang juga akan disahkan menjadi anggota baru dan beliau menyampaikan akan menambahkan Rp200 juta melalui DPRD sehingga total Rp600 juta hibah tahun ini di perubahan. Mudahan tahun depan secara bertahap bisa kita bergotong royong orang banyak sesuai motto kita Habaring Hurung. Makanya kalau hanya untuk membangun gedung itu insya Allah akan jadi. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,\u201d demikian Halikinnor. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMPIT &#8211; Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap keberadaan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)\u00a0 bisa berkomunikasi dalam pembangunan daerah bersama Pemerintah Kabupaten Kotim, khususnya dalam hal pembinaan masyarakat melalui pencak silat. \u201cSeperti filosofi ilmu padi yang diajarkan PSHT, yakni semakin berisi semakin merunduk. Dalam PSHT, anggota tidak hanya dilatih fisik, tetapi juga mental serta budi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":63386,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2266],"tags":[],"class_list":["post-63385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63385"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63387,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63385\/revisions\/63387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}