{"id":63967,"date":"2024-08-01T13:37:09","date_gmt":"2024-08-01T05:37:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=63967"},"modified":"2024-08-03T19:40:55","modified_gmt":"2024-08-03T11:40:55","slug":"kalapas-tenggarong-ingatkan-pentingnya-tingkatkan-keamanan-dan-ketertiban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kalapas-tenggarong-ingatkan-pentingnya-tingkatkan-keamanan-dan-ketertiban\/","title":{"rendered":"Kalapas Tenggarong Ingatkan Pentingnya Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TENGGARONG<\/strong> &#8211; KEAMANAN dan ketertiban adalah kunci penting dalam menjaga agar lingkungan tetap kondusif dan aman. Hal-hal yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban, harus dapat dicegah dan diminimalisir sesegera mungkin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian ditegaskan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Tenggarong Agus Dwirijanto kepada jajarannya saat memimpin rapat dinas Penguatan Kinerja Jajaran Pengamanan dan Razia Gabungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rapat yang dilaksanakan di Lapas Kelas II A Tenggarong, Jalan Mangkuraja No.1, Loa Ipuh, Tenggarong, Rabu (31\/07\/2024) malam itu, Agus Dwirijanto juga mengemukakan, jajaran pengamanan merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tindak lanjut dari rapat dinas tersebut, keesokan harinya, Kamis (01\/08\/2024) pagi, jajaran Lapas Kelas II A Tenggarong menggelar razia gabungan bersama dengan unsur TNI, Polri, dan juga Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Kartanegara (Kukar).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Razia-Gabungan-di-Lapas-Kelas-II-A-Tenggarong-2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-64027\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Razia-Gabungan-di-Lapas-Kelas-II-A-Tenggarong-2.jpg\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"415\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Razia-Gabungan-di-Lapas-Kelas-II-A-Tenggarong-2.jpg 709w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Razia-Gabungan-di-Lapas-Kelas-II-A-Tenggarong-2-300x176.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 709px) 100vw, 709px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya itu kata Kalapas Agus Dwirijanto, dilakukan untuk menjaga serta meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan. Razia ini sangat penting guna mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mengatakan, penguatan kinerja jajaran pengamanan dan razia gabungan diharapkan dapat memberikan efek jera bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mencoba untuk menyelundupkan barang-barang terlarang didalam Lapas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan meningkatkan pengamanan serta digelarnya razia gabungan ini, dapat pula meningkatkan kesadaran WBP tentang pentingnya mematuhi peraturan yang ada. Sehingga menciptakan situasi yang kondusif, aman, dan tertib,&#8221; tutupnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Rudi Harahap | Penyunting: Agus P Sarjono<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG &#8211; KEAMANAN dan ketertiban adalah kunci penting dalam menjaga agar lingkungan tetap kondusif dan aman. Hal-hal yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban, harus dapat dicegah dan diminimalisir sesegera mungkin. Demikian ditegaskan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Tenggarong Agus Dwirijanto kepada jajarannya saat memimpin rapat dinas Penguatan Kinerja Jajaran Pengamanan dan Razia Gabungan. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":63968,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,17,26,33],"tags":[],"class_list":["post-63967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63967"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64028,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63967\/revisions\/64028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}