{"id":65958,"date":"2024-08-19T16:31:52","date_gmt":"2024-08-19T08:31:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=65958"},"modified":"2024-08-19T16:31:52","modified_gmt":"2024-08-19T08:31:52","slug":"pemkab-kutai-timur-targetkan-kemiskinan-ekstrem-nol-persen-pada-akhir-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkab-kutai-timur-targetkan-kemiskinan-ekstrem-nol-persen-pada-akhir-2024\/","title":{"rendered":"Pemkab Kutai Timur Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada Akhir 2024"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR &#8211;<\/strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memperkuat koordinasi dalam rangka menekan angka kemiskinan ekstrem pada 2024 menjadi 0 persen. Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim Noviari Noor, usai Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan daerah di Sangatta, Beberapa waktu lalu\u00a0 (05\/08\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami perlu kerjasama dengan seluruh pihak untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di tahun 2024, kami targetkan 0 persen,\u201d ucapnya, disadur dari Media, Selasa (06\/08\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan, pada pertengahan tahun 2024 angka kemiskinan ekstrem di Kutim telah mencapai 0,3 persen. Dengan rakor penanggulangan kemiskinan, pada bulan Desember target angka kemiskinan ekstrem dapat terwujud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, Bappeda Kutim bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans), Badan Pusat Statistik (BPS) Kutim serta pihak swasta yang ada di Kutim untuk menekan angka tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Noviari mengungkapkan pentingnya pembaruan dan validasi data masyarakat, untuk melihat angka riil di lapangan terkait kemiskinan ekstrem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBerdasarkan data di Kutim ada 5.000 warga miskin ekstrem, yang terbanyak berada di Kecamatan Muara Ancalong dengan 500 KK dan Kecamatan Muara Bengkal dengan 400 KK,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Noviari menegaskan bahwa Dinsos Kutim bekerjasama dengan pemerintah desa dan kecamatan, untuk mendata dengan valid jumlah masyarakat miskin ekstrem. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI TIMUR &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memperkuat koordinasi dalam rangka menekan angka kemiskinan ekstrem pada 2024 menjadi 0 persen. Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim Noviari Noor, usai Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan daerah di Sangatta, Beberapa waktu lalu\u00a0 (05\/08\/2024). \u201cKami perlu kerjasama dengan seluruh pihak untuk menurunkan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,480],"tags":[],"class_list":["post-65958","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65958"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65958\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65961,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65958\/revisions\/65961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}