{"id":66288,"date":"2024-08-19T20:56:32","date_gmt":"2024-08-19T12:56:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=66288"},"modified":"2024-08-22T21:01:02","modified_gmt":"2024-08-22T13:01:02","slug":"alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/","title":{"rendered":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TENGGARONG<\/strong> &#8211; DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Pakaian ini digunakan dalam acara pernikahan. Dahulu Baju Takwo hanya dipakai oleh bangsawan atau para penari saat mengikuti upacara adat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski menggunakan baju adat Kutai, namun terungkap bahwa Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dalam hal ini Sultan Aji Muhammad Arifin ternyata tidak mendapatkan undangan untuk mengikuti Upacara HUT RI yang untuk pertama kali dilaksanakan di IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu membuat sebagian masyarakat Kukar geram, dan menjadi perdebatan di media sosial hingga saat ini. Bahkan Remaong Koetai Berjaya Kalimantan Timur pun kecewa akan hal tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak mendapat undangan resmi, akhirnya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin lebih memilih apel di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTergantung dengan faktor alam, cuaca, dan undangan, kita nggak ada diundang,&#8221; beber Sultan Aji Muhammad Arifin kepada awak media usai menghadiri upacara di halaman Kantor Bupati Kukar, Jalan Wolter Monginsidi, Tenggarong, Sabtu (17\/08\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak ada perasaan lain, itu terserah orang mau undang atau tidak. Tergantung panitianya. Saya biasa aja, masing-masinh daerah, sama saja. Kita sama-sama merayakan kemerdekaan kita bersama Indonesia,\u201d timpal Sultan Aji Muhammad Arifin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun tidak di undang, Sultan Aji Muhammad Arifin berharap agar keberadaan IKN dapat membawa kemajuan bagi Indonesia khususnya Kukar. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan sehingga masyarakat tidak terpecah belah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya harap ke depan lebih baik, supaya kita rukun, damai, dan tenteram dengan suku-suku yang ada di Indonesia. Saya ingin IKN membawa kemajuan,\u201d tutup Sultan Aji Muhammad Arifin. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Agus P Sarjono<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG &#8211; DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":66561,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,19,26,33],"tags":[165,9007,560,561,9011],"class_list":["post-66288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-ikn","tag-kesultanan-kukar","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-sultan-aji-muhammad-arifin"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Jemi Irlanda Haikal\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-19T12:56:32+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-22T13:01:02+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#blogposting\",\"name\":\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo\",\"headline\":\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/ultan-aji-muhammad-arifin-saat-hadir-dalam-upacara-bendera-2.jpg\",\"width\":709,\"height\":422},\"datePublished\":\"2024-08-19T20:56:32+08:00\",\"dateModified\":\"2024-08-22T21:01:02+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Berita Lainnya, Hotnews, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, IKN, Kesultanan Kukar, Kukar, Kutai Kartanegara, Sultan Aji Muhammad Arifin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kutai Kartanegara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#listItem\",\"name\":\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/\",\"name\":\"Jemi Irlanda Haikal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Jemi Irlanda Haikal\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/\",\"name\":\"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo\",\"description\":\"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/ultan-aji-muhammad-arifin-saat-hadir-dalam-upacara-bendera-2.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#mainImage\",\"width\":709,\"height\":422},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-08-19T20:56:32+08:00\",\"dateModified\":\"2024-08-22T21:01:02+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo","description":"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#blogposting","name":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo","headline":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ultan-aji-muhammad-arifin-saat-hadir-dalam-upacara-bendera-2.jpg","width":709,"height":422},"datePublished":"2024-08-19T20:56:32+08:00","dateModified":"2024-08-22T21:01:02+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#webpage"},"articleSection":"Berita Lainnya, Hotnews, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, IKN, Kesultanan Kukar, Kukar, Kutai Kartanegara, Sultan Aji Muhammad Arifin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","position":3,"name":"Kutai Kartanegara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#listItem","name":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#listItem","position":4,"name":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/","name":"Jemi Irlanda Haikal","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Jemi Irlanda Haikal"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/","name":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo","description":"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ultan-aji-muhammad-arifin-saat-hadir-dalam-upacara-bendera-2.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#mainImage","width":709,"height":422},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/#mainImage"},"datePublished":"2024-08-19T20:56:32+08:00","dateModified":"2024-08-22T21:01:02+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo","og:description":"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2024-08-19T12:56:32+00:00","article:modified_time":"2024-08-22T13:01:02+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang - Berita Borneo","twitter:description":"TENGGARONG - DALAM Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 17 Agustus 2024 yang lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin upacara tampat terlihat menggunakan Baju Takwo. Baju adat itu merupakan salah satu pakaian adat yang berasal dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"66288","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2024-08-21 11:03:24","updated":"2025-06-06 11:29:37","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/\" title=\"Kutai Kartanegara\">Kutai Kartanegara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tAlasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Kutai Kartanegara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/"},{"label":"Alasan Masyarakat Geram, Pakai Baju Adat Kesultanan Namun Sultan Aji Tak Diundang","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/alasan-masyarakat-geram-pakai-baju-adat-kesultanan-namun-sultan-aji-tak-diundang\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66288"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66288\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66562,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66288\/revisions\/66562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66561"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}