{"id":68969,"date":"2024-09-09T13:20:57","date_gmt":"2024-09-09T05:20:57","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=68969"},"modified":"2024-09-09T21:24:29","modified_gmt":"2024-09-09T13:24:29","slug":"ktp-alami-kerusakan-disdukcapil-kukar-akses-cetak-ulang-mudah-dan-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ktp-alami-kerusakan-disdukcapil-kukar-akses-cetak-ulang-mudah-dan-cepat\/","title":{"rendered":"KTP Alami Kerusakan, Disdukcapil Kukar: Akses Cetak Ulang Mudah dan Cepat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TENGGARONG<\/strong> &#8211; DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mencetak ulang Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau KTP-el yang hilang atau rusak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Disdukcapil Kukar Muhammad Irianto menjelaskan, pelayanan tersebut bisa diakses dengan mudah, baik di kantor kecamatan terdekat maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk KTP yang patah, hancur, buram, atau tidak terbaca, masyarakat hanya perlu datang ke kantor camat terdekat atau ke MPP,&#8221; ungkapnya kepada <em>beritaborneo.com<\/em> di Kantor Disdukcapil Kukar, Tenggarong, Senin (09\/09\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika KTP tidak terbaca lanjur Irianto, warga harus membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK). Sementara bagi yang kehilangan KTP, diwajibkan melampirkan surat kehilangan dari kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Proses pencetakan KTP-el dilakukan dengan cepat, yaitu selesai dalam satu hari. Selain itu, KTP yang rusak akan ditarik oleh Disdukcapil, karena dianggap invalid dan tidak bisa digunakan lagi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Irianto juga mengungkapkan, layanan tersebut tidak hanya berlaku bagi warga yang tinggal di Kukar. Jika ada warga Kukar yang sedang berada di luar daerah dan KTP-nya rusak atau hilang, mereka bisa mencetak ulang KTP di Disdukcapil tempat mereka berdomisili saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Misalnya, ada warga Kukar yang kuliah di Jogja dan KTP-nya rusak atau hilang, bisa datang ke Disdukcapil setempat untuk meminta bantuan cetak ulang,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan sebaliknya, warga dari luar Kukar yang mengalami masalah serupa. Jika KTP rusak atau hilang, mereka bisa mendapat layanan tersebut di Disdukcapil Kukar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sudah bekerja sama dengan Disdukcapil lainnya, memudahkan warga dari luar Kukar yang mengalami masalah serupa. Ini merupakan bagian dari komitmen Disdukcapil untuk saling membantu warganya yang sedang merantau,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kabar baiknya, pelayanan\u00a0 sepenuhnya gratis. Tidak ada biaya yang dibebankan kepada masyarakat, baik untuk pencetakan ulang KTP yang hilang maupun yang rusak. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Agus P Sarjono<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG &#8211; DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mencetak ulang Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau KTP-el yang hilang atau rusak. Kepala Disdukcapil Kukar Muhammad Irianto menjelaskan, pelayanan tersebut bisa diakses dengan mudah, baik di kantor kecamatan terdekat maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP). &#8220;Untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":69098,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,6868,19,26,33],"tags":[9036,560,561],"class_list":["post-68969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-diskominfo-kukar","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-disdukcapil-kukar","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68969"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68969\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69099,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68969\/revisions\/69099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}