{"id":70126,"date":"2024-09-19T13:57:45","date_gmt":"2024-09-19T05:57:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=70126"},"modified":"2024-09-20T21:00:07","modified_gmt":"2024-09-20T13:00:07","slug":"kaltim-museum-expo-2024-ini-harapan-isnawati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kaltim-museum-expo-2024-ini-harapan-isnawati\/","title":{"rendered":"Kaltim Museum Expo 2024, Ini Harapan Isnawati"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; KALTIM Museum Expo 2024 diharapkan menjadi jembatan untuk mengenalkan sejarah dan budaya kepada generasi milenial yang saat ini dirasa kian terasing dari warisan budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perihal itu diungkapkan Kepala Museum Negeri Mulawarman Isnawati kepada <em>beritaborneo.com<\/em> jelang pembukaan Kaltim Museum Expo 2024\u00a0 Olah Bebaya di Auditorium Big Maal, Samarinda, Kamis (19\/09\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKeberhasilan pameran ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sejarah dan budaya kita. Kami berharap semua peserta dapat terlibat hingga akhir acara dan mendapatkan pengalaman yang berharga,\u201d ungkap Isnawati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia percaya bahwa generasi muda, yang sering kali kurang terpapar informasi sejarah, akan menemukan minat dan rasa hormat terhadap warisan budaya melalui pameran tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Isnawati juga menggarisbawahi pentingnya edukasi yang ditawarkan melalui acara ini. \u201cKami berkomitmen untuk memastikan bahwa pengunjung, terutama siswa, dapat menggali pengetahuan yang lebih dalam tentang sejarah dan budaya lokal,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Museum-Negeri-Mulawarman-Ikuti-Kaltim-Museum-Expo-2024-5.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-70251\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Museum-Negeri-Mulawarman-Ikuti-Kaltim-Museum-Expo-2024-5.jpg\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"305\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Museum-Negeri-Mulawarman-Ikuti-Kaltim-Museum-Expo-2024-5.jpg 709w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Museum-Negeri-Mulawarman-Ikuti-Kaltim-Museum-Expo-2024-5-300x129.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 709px) 100vw, 709px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan semangat untuk memperkuat identitas budaya, Kaltim Museum Expo 2024 tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang esensial bagi generasi mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Diharapkan melalui kegiatan ini, para pengunjung dapat merasakan kedalaman dan kekayaan budaya yang dimiliki, serta meneruskan apresiasi terhadap sejarah kepada generasi selanjutnya,&#8221; pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Nur Rahma Putri Aprilia | Penyunting: Agus P Sarjono<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; KALTIM Museum Expo 2024 diharapkan menjadi jembatan untuk mengenalkan sejarah dan budaya kepada generasi milenial yang saat ini dirasa kian terasing dari warisan budaya. Perihal itu diungkapkan Kepala Museum Negeri Mulawarman Isnawati kepada beritaborneo.com jelang pembukaan Kaltim Museum Expo 2024\u00a0 Olah Bebaya di Auditorium Big Maal, Samarinda, Kamis (19\/09\/2024). \u201cKeberhasilan pameran ini sangat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":70250,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,33,37,1],"tags":[],"class_list":["post-70126","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","category-kota-samarinda","category-serba-serbi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70126"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70126\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70252,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70126\/revisions\/70252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}