{"id":71371,"date":"2024-10-02T08:45:11","date_gmt":"2024-10-02T00:45:11","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=71371"},"modified":"2024-10-02T08:45:11","modified_gmt":"2024-10-02T00:45:11","slug":"upaya-dinas-pendidikan-kaltara-tingkatkan-akreditasi-sekolah-menengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/upaya-dinas-pendidikan-kaltara-tingkatkan-akreditasi-sekolah-menengah\/","title":{"rendered":"Upaya Dinas Pendidikan Kaltara Tingkatkan Akreditasi Sekolah Menengah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TANJUNG SELOR<\/strong> \u2014 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara terus mengencot peningkata akreditasi sekolah. Targetnya tak ada lagi sekolah menengah atas\/sederajat yang punya akreditasi C. Kepada media, Kadisdikbud Kaltara, Teguh Henri Sutanto sudah melakukan beberapa persiapan untuk menyambut datangnya tim akredtasi dari BAN pusat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSetiap tahun, kata dia, ada kuota dari pusat untuk setiap sekolah baik tingkatan SD, SMP, hingga SMA. Untuk itu, pihaknya terus melakukan persiapan baik pembinaan secara teknis oleh pengawas dan asesor kepada setiap sekolah.\u201ctarget kita sekolah yang akreditasinya C, bisa naik ke B. Sekarang 40 persen SMA\/sederajat terakreditasi A, kemudian 37 persen akreditasi B, lalu 20 persen sisanya akreditasi C,\u201d jelasnya kepada FAJAR, siang kemarin. Dia berharap sekolah selalu siap, menghadapi proses akreditasi. Dengan adanya peningkatan capaian, pelaksanaan pendidikan pun diyakininya bisa berjalan lebih optimal.[]Redaksi09<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANJUNG SELOR \u2014 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara terus mengencot peningkata akreditasi sekolah. Targetnya tak ada lagi sekolah menengah atas\/sederajat yang punya akreditasi C. Kepada media, Kadisdikbud Kaltara, Teguh Henri Sutanto sudah melakukan beberapa persiapan untuk menyambut datangnya tim akredtasi dari BAN pusat. Setiap tahun, kata dia, ada kuota dari pusat untuk setiap sekolah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":71372,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-71371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71371"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71373,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71371\/revisions\/71373"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}