{"id":73927,"date":"2024-10-28T14:49:40","date_gmt":"2024-10-28T06:49:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=73927"},"modified":"2024-10-28T14:49:40","modified_gmt":"2024-10-28T06:49:40","slug":"debat-paslon-di-kotawaringin-timur-dinilai-kurang-memuaskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/debat-paslon-di-kotawaringin-timur-dinilai-kurang-memuaskan\/","title":{"rendered":"Debat Paslon di Kotawaringin Timur Dinilai Kurang Memuaskan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMPIT<\/strong> \u2013 Debat pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur yang digelar Sabtu (26\/10\/24) lalu, dinilai belum memuaskan. Publik belum mendapatkan sesuatu yang menarik dari debat tersebut, karena apa yang dijabarkan belum mendalam. \u201dKalau saya melihat, masih belum mengena ke substansi. Intisari debat itu sebenarnya untuk mengupas pandangan masing-masing paslon terhadap isu-isu krusial, tetapi kadang jawabannya tidak sesuai harapan,\u201d kata Bambang Nugroho, pemerhati politik dan kebijakan publik di Kotim, Minggu (27\/10\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia belum melihat strategi dan program yang diunggulkan dari masing-masing paslon. Salah satunya di sektor lingkungan hidup serta optimalisasi dari keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit. \u201dDi situ paslon terkesan monoton dan belum menunjukkan ide atau terobosan yang mengatasi kebuntuan mengenai realisasi plasma 20 persen hingga kepada pelaksanaan CSR yang masih terseok-seok tersebut,\u201d katanya. Menurutnya, paslon hanya berkutat kepada CSR, sementara program itu alokasinya minim. Adapun program plasma 20 persen yang menjadi kewajiban tidak dikupas mendalam. Padahal, itu menjadi masalah terkini yang dihadapi Kotim. \u201dSayangnya saya belum melihat apa yang akan diperbuat paslon untuk hal ini ke depannya,\u201d katanya. Bambang juga mengapresiasi tertibnya pendukung paslon yang hadir malam itu. Baginya, masing-masing pendukung paslon setidaknya sudah menunjukkan kualitasnya kepada publik dalam menghadiri debat kandidat tersebut. Kemudian, untuk debat yang dilaksanakan di TV Nasional, kata Bambang, hendaknya paslon jangan banyak terpaku pada teks. Gestur dan penyampaian terpaku dengan teks sangat monoton. \u201dKalau nanti debat di TV nasional secara live, hendaknya betul-betul menguasai materi debat jangan membaca di buku atau sejenisnya karena akan dilihat publik se-Indonesia kualitas calon yang akan memimpin Kotim lima tahun ke depan,\u201d kata Bambang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi09<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMPIT \u2013 Debat pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur yang digelar Sabtu (26\/10\/24) lalu, dinilai belum memuaskan. Publik belum mendapatkan sesuatu yang menarik dari debat tersebut, karena apa yang dijabarkan belum mendalam. \u201dKalau saya melihat, masih belum mengena ke substansi. Intisari debat itu sebenarnya untuk mengupas pandangan masing-masing paslon terhadap isu-isu krusial, tetapi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":73928,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2266],"tags":[],"class_list":["post-73927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73927"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73927\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73929,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73927\/revisions\/73929"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}