{"id":7503,"date":"2015-05-12T18:49:41","date_gmt":"2015-05-12T10:49:41","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=7503"},"modified":"2022-11-02T04:00:47","modified_gmt":"2022-11-01T20:00:47","slug":"pasien-dbd-di-tanah-laut-324-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pasien-dbd-di-tanah-laut-324-orang\/","title":{"rendered":"Pasien DBD Di Tanah Laut 324 Orang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TANAH LAUT<\/strong> &#8211; Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimanatan Selatan, mulai Januari-April 2015 mencapai 324 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut H Junaidi di Pelaihari, Senin mengatakan, dibandingkan dengan penyakit lainnya, pasien DBD tergolong tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut dia, upaya untuk menekan penularan penyakit cukup berbahaya yang dilakukan Dinas Kesehatan, di antaranya, pemberantasan sarang nyamuk melalui program pemutusan mata rantai sebelum masa penularan endemis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Biasanya demam berdarah lebih menonjol saat musim hujan, namun dengan upaya pemutusan mata rantai melalui program sebelum masa penularan, hal itu dapat diatasi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, sebut dia, Dinas Kesehatan juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat, agar melakukan gerakan 3M Plus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Laut, dua kecamatan yang banyak terkena demam berdarah. Kecamatan itu adalah, Kecamatan Pelaihari dan Kecamatan Tambang Ulang,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mengemukakan, kegiatan lainnya dalam pencegahan penularan demam berdarah melalui pengasapan atau foging.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Foging dapat membunuh nyamuk yang sudah dewasa, sedangkan dalam bentuk jentik-jentik dilakukan dengan pemberian abate,&#8221; tegasntya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, jelas dia, pola hidup sehat sangat penting bagi masyarakat, hal itu untuk menghindari penyakit lainnya menyerang penghuni rumah dan warga sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pola hidup sehat sangat penting bagi kita, selain itu menjaga lingkungan tetap bersih dan asri,&#8221; tandasnya. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANAH LAUT &#8211; Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimanatan Selatan, mulai Januari-April 2015 mencapai 324 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut H Junaidi di Pelaihari, Senin mengatakan, dibandingkan dengan penyakit lainnya, pasien DBD tergolong tinggi. Menurut dia, upaya untuk menekan penularan penyakit cukup berbahaya yang dilakukan Dinas Kesehatan, di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7504,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2276,2277],"tags":[3008,3331],"class_list":["post-7503","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan","tag-dbd","tag-demam-berdarah-dengue"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7503"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26522,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503\/revisions\/26522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}