{"id":7701,"date":"2015-05-15T17:12:00","date_gmt":"2015-05-15T09:12:00","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=7701"},"modified":"2022-11-02T04:11:25","modified_gmt":"2022-11-01T20:11:25","slug":"masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/","title":{"rendered":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan tak menampik jika kontribusi masterplan belum bisa dinikmati masyarakat. Namun, ada beberapa alasan mengapa masterplan baru selesai tahun ini. Salah satu faktornya adalah anggaran yang terbatas. Sehingga, baru dianggarkan pada APBD 2014. Tapi, setelah mengamati masterplan tersebut, Wawali melihat masih ada kekurangan yang belum menyentuh penanganan banjir secara komprehensif.<br \/>\n\u201cMenindaklanjuti masterplan itu, belum dijelaskan program apa yang menjadi prioritas serta strategi apa yang tepat,\u201d ucapnya. Sedianya, sambung dia, dalam masterplan itu dijabarkan kawasan mana saja yang masuk dalam skala prioritas pengendalian dan penanggulangan banjir. Disesuaikan juga dengan kekuatan anggaran yang dimiliki pemkot. \u201cNah, dengan masterplan itu, anggaran tidak dari pemkot saja, melainkan juga dari provinsi dan pusat,\u201d sebutnya. Hal-hal seperti itulah yang dianggap Wawali, masterplan pengendalian dan penanggulangan banjir perlu ditelaah lagi. Terlebih hasilnya belum dipublikasikan ke masyarakat untuk dilakukan sosialisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari 12 rekomendasi yang disodorkan konsultan kepada pemkot, Nusyirwan menyebut beberapa di antaranya sudah berjalan. Seperti pembangunan kolam retensi atau polder. Sementara pembangunan pompa dianggap belum prioritas jika relokasi warga di bantaran Sungai Karang Mumus belum tuntas dikerjakan. Karena itu, dia berpendapat kajian konsultan belum menjawab persoalan banjir di Samarinda. \u201cMestinya masterplan itu mengevaluasi program saat ini,\u201d tandasnya. [] KP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7702,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[57,1015],"class_list":["post-7701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-apbd","tag-nusyirwan"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-05-15T09:12:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-01T20:11:25+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#blogposting\",\"name\":\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo\",\"headline\":\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":7702},\"datePublished\":\"2015-05-15T17:12:00+08:00\",\"dateModified\":\"2022-11-02T04:11:25+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Timur, Samarinda, APBD, Nusyirwan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Samarinda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#listItem\",\"name\":\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/\",\"name\":\"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo\",\"description\":\"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":7702,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2015-05-15T17:12:00+08:00\",\"dateModified\":\"2022-11-02T04:11:25+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo","description":"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#blogposting","name":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo","headline":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":7702},"datePublished":"2015-05-15T17:12:00+08:00","dateModified":"2022-11-02T04:11:25+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Timur, Samarinda, APBD, Nusyirwan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","position":3,"name":"Samarinda","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#listItem","name":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#listItem","position":4,"name":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/","name":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo","description":"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":7702,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/#mainImage"},"datePublished":"2015-05-15T17:12:00+08:00","dateModified":"2022-11-02T04:11:25+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo","og:description":"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2015-05-15T09:12:00+00:00","article:modified_time":"2022-11-01T20:11:25+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang - Berita Borneo","twitter:description":"SAMARINDA - Menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, masterplan pengendalian dan penanganan banjir belum memberi kontribusi maksimal. Terlebih alat yang menjadi pijakan pemkot dalam mengambil kebijakan mengatasi banjir itu baru rampung jelang berakhirnya pemerintahan Wali Kota Syaharie Jaang dan Wawali Nusyirwan Ismail. Rekomendasi yang diberikan para pakar pun terancam sia-sia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Nusyirwan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"7701","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-29 00:04:25","updated":"2025-06-04 07:11:26","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/\" title=\"Samarinda\">Samarinda<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMasterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Samarinda","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/"},{"label":"Masterplan Habiskan Rp 6 M, Banjir di Samarinda Masih Juga Datang","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/masterplan-habiskan-rp-6-m-banjir-di-samarinda-masih-juga-datang\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7701"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26641,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7701\/revisions\/26641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}