{"id":77093,"date":"2024-12-03T03:25:14","date_gmt":"2024-12-02T19:25:14","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=77093"},"modified":"2024-12-06T20:22:01","modified_gmt":"2024-12-06T12:22:01","slug":"pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/","title":{"rendered":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan Daerah (Perda) terkait MHA telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar dalam rapat paripurna ke-25.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan adanya dasar hukum ini, MHA diharapkan dapat berfungsi sebagai pilar dalam pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian tradisi,&#8221; ucapnya kepada Beritaborneo.com melalui sambungan telepon, Selasa (03\/12\/2024).<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, keberadaan MHA mendapat dukungan luas dari masyarakat, termasuk kepala desa dan tokoh adat. Julkifli menekankan bahwa MHA akan memberikan kekuatan baru bagi masyarakat adat dalam mempertahankan hak-hak mereka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini adalah kesempatan bagi masyarakat adat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sumber daya dan menjaga tradisi yang telah ada,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">MHA berpotensi untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Julkifli menyoroti Desa Kedang Ipil sebagai lokasi percontohan untuk pengembangan pariwisata berbasis budaya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kawasan ini memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Dengan melibatkan masyarakat adat dalam pengelolaan wisata, kami berharap dapat menciptakan sistem yang lebih terorganisir dan berkelanjutan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga merencanakan pertemuan tingkat provinsi yang akan melibatkan berbagai instansi untuk membahas strategi konkret dalam mendukung MHA.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami ingin memastikan bahwa MHA tidak hanya berfungsi sebagai pelestari budaya, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ungkap Julkifli.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Dengan pendekatan MHA, Kota Bangun Darat berupaya menciptakan sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi. Pembentukan MHA diharapkan tidak hanya menjadi langkah untuk menjaga identitas lokal, tetapi juga sebagai langkah strategis menuju keberlanjutan dan kemakmuran bagi masyarakat setempat.[]\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Penulis : Jemi Irlanda Haikal | Penyunting : Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":77094,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868,26,33],"tags":[9199,560,561,1677],"class_list":["post-77093","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-kecamatan-kota-bangun-darat","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-pemkab-kukar"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Jemi Irlanda Haikal\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-02T19:25:14+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-06T12:22:01+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#blogposting\",\"name\":\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo\",\"headline\":\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/IMG-20241203-WA0049-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1919},\"datePublished\":\"2024-12-03T03:25:14+08:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T20:22:01+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Advertorial, Diskominfo Kukar, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kukar, Kutai Kartanegara, pemkab kukar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kutai Kartanegara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#listItem\",\"name\":\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/\",\"name\":\"Jemi Irlanda Haikal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Jemi Irlanda Haikal\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/\",\"name\":\"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo\",\"description\":\"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/IMG-20241203-WA0049-scaled.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#mainImage\",\"width\":2560,\"height\":1919},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-12-03T03:25:14+08:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T20:22:01+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#blogposting","name":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo","headline":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IMG-20241203-WA0049-scaled.jpg","width":2560,"height":1919},"datePublished":"2024-12-03T03:25:14+08:00","dateModified":"2024-12-06T20:22:01+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#webpage"},"articleSection":"Advertorial, Diskominfo Kukar, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kukar, Kutai Kartanegara, pemkab kukar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","position":3,"name":"Kutai Kartanegara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#listItem","name":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#listItem","position":4,"name":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/","name":"Jemi Irlanda Haikal","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Jemi Irlanda Haikal"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/","name":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IMG-20241203-WA0049-scaled.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#mainImage","width":2560,"height":1919},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/#mainImage"},"datePublished":"2024-12-03T03:25:14+08:00","dateModified":"2024-12-06T20:22:01+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo","og:description":"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2024-12-02T19:25:14+00:00","article:modified_time":"2024-12-06T12:22:01+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat - Berita Borneo","twitter:description":"KUTAI KARTANEGARA - DALAM Upaya menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat telah mengambil langkah inovatif dengan mempersiapkan pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa Peraturan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"77093","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2024-12-03 13:12:07","updated":"2025-06-06 14:55:19","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/\" title=\"Kutai Kartanegara\">Kutai Kartanegara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Kutai Kartanegara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/"},{"label":"Pembentukan Masyarakat Hukum Adat, Kunci Inovasi dan Keberlanjutan di Kota Bangun Darat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembentukan-masyarakat-hukum-adat-kunci-inovasi-dan-keberlanjutan-di-kota-bangun-darat\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77093","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77093"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77093\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77496,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77093\/revisions\/77496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77093"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77093"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77093"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}