{"id":77578,"date":"2024-12-09T15:28:59","date_gmt":"2024-12-09T07:28:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=77578"},"modified":"2024-12-09T15:28:59","modified_gmt":"2024-12-09T07:28:59","slug":"rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/","title":{"rendered":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal.<\/p>\n<p>\u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia yang lainnya sangat luar biasa karena bagaimanapun juga IP yang ada di Indonesia begitu banyak, beragam, indah, membanggakan. Ekonomi Kreatif ini adalah hilir dari sektor kebudayaan di mana pemanfaatan semua IP lokal bisa dimaksimalkan,\u201d Senin.<\/p>\n<p>Ia mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor industri yang padat cipta sehingga inovasi dan kreatifitas perlu dikembangkan untuk memaksimalkan nilai tambah dari semua IP lokal yang ada di Indonesia.<\/p>\n<p>Jika semua warisan budaya bisa dikembangkan secara maksimal, Rahayu mengatakan akan ada efek secara ekonomi yang bisa memengaruhi sektor-sektor lainnya dan bisa jadi duta Indonesia di luar negeri. Seperti halnya negara Korea Selatan dan Jepang yang bisa membuktikan bahwa sektor ekonomi kreatif bisa turut menggenjot kekuatan ekonomi negaranya.<\/p>\n<p>\u201cWalaupun mungkin pekerjanya tidak sebesar UMKM secara menyeluruh maupun di sektor lainnya seperti industri besar lain, tetapi nilai tambah bisa mempengaruhi sektor-sektor lainnya. Identitas kita sebagai brand Indonesia adalah nilai tambah yang bisa dikembangkan melalui warisan-warisan budaya yang ada,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dengan bermitra bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Komisi VII, ia mendorong strategi yang konkrit dan jelas untuk pemanfaatan tiga warisan budaya di setiap lini dan sub-sektor dampak ekonominya terasa, masif dan terlihat jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun tantangan terbesar pelaku ekonomi kreatif dalam memasarkan produknya adalah terkait modal usaha dan akses kepada pasar, sehingga perlu dukungan pemerintah sebagai fasilitator untuk menjembatani para pengusaha mikro, kecil dan menengah agar bisa bersaing di pasar dalam dan luar negeri.[]\n<p>Redaksi10<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":77579,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273],"tags":[],"class_list":["post-77578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"rara sadega\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-09T07:28:59+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-09T07:28:59+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#blogposting\",\"name\":\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo\",\"headline\":\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/rarasadega\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/202211291627550000002022062015064000000028FDA3A2687C4C4B9864EDAB02DB2A73.webp\",\"width\":1900,\"height\":998},\"datePublished\":\"2024-12-09T15:28:59+08:00\",\"dateModified\":\"2024-12-09T15:28:59+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Barat\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Barat\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#listItem\",\"name\":\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/rarasadega\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/rarasadega\\\/\",\"name\":\"rara sadega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/913596b174cd663f981335b0e017d55e192a7297f8374705d6ff6ad8efba5b36?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"rara sadega\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/\",\"name\":\"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo\",\"description\":\"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\\\/IP) lokal. \\u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/rarasadega\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/rarasadega\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/202211291627550000002022062015064000000028FDA3A2687C4C4B9864EDAB02DB2A73.webp\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#mainImage\",\"width\":1900,\"height\":998},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-12-09T15:28:59+08:00\",\"dateModified\":\"2024-12-09T15:28:59+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo","description":"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#blogposting","name":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo","headline":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/rarasadega\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/202211291627550000002022062015064000000028FDA3A2687C4C4B9864EDAB02DB2A73.webp","width":1900,"height":998},"datePublished":"2024-12-09T15:28:59+08:00","dateModified":"2024-12-09T15:28:59+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Barat"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Barat","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#listItem","name":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#listItem","position":3,"name":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/rarasadega\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/rarasadega\/","name":"rara sadega","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/913596b174cd663f981335b0e017d55e192a7297f8374705d6ff6ad8efba5b36?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"rara sadega"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/","name":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo","description":"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/rarasadega\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/rarasadega\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/202211291627550000002022062015064000000028FDA3A2687C4C4B9864EDAB02DB2A73.webp","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#mainImage","width":1900,"height":998},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/#mainImage"},"datePublished":"2024-12-09T15:28:59+08:00","dateModified":"2024-12-09T15:28:59+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo","og:description":"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2024-12-09T07:28:59+00:00","article:modified_time":"2024-12-09T07:28:59+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan - Berita Borneo","twitter:description":"JAKARTA -Wakil ketua Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan ketiga warisan budaya yang kini telah diakui UNESCO sebagai Kekayaan Takbenda dari Indonesia yakni kebaya, kolintang dan Reog Ponorogo bisa menjadi nilai tambah bagi kekayaan intelektual (Intellectual Property\/IP) lokal. \u201cPotensi ekonomi kreatif dari kebaya, kolintang, dan Reog Ponorogo, bahkan kekayaan budaya Indonesia","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"77578","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2024-12-09 07:29:09","updated":"2025-06-06 15:10:35","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Kalimantan Barat\">Kalimantan Barat<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tRahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Barat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Rahayu Saraswati: Kebaya, Kolintang, dan Reog Ponorogo Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rahayu-saraswati-kebaya-kolintang-dan-reog-ponorogo-jadi-potensi-ekonomi-kreatif-unggulan\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77578"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77580,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77578\/revisions\/77580"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}