{"id":78441,"date":"2024-11-26T20:52:42","date_gmt":"2024-11-26T12:52:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=78441"},"modified":"2024-12-18T20:55:18","modified_gmt":"2024-12-18T12:55:18","slug":"budayakan-olahraga-dispora-kaltim-masyarakat-lebih-senang-olahraga-bersama-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/budayakan-olahraga-dispora-kaltim-masyarakat-lebih-senang-olahraga-bersama-2\/","title":{"rendered":"Budayakan Olahraga, Dispora Kaltim: Masyarakat Lebih Senang Olahraga Bersama"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim terus melakukan upaya membudayakan olahraga di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim Bagus Surya Saputra meyakini, jenis olahraga yang paling mudah untuk dilakukan masyarakat adalah tipe olahraga yang dilakukan secara beramai-ramai, bukan perseorangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami melihat potensi masyarakat Kaltim itu lebih suka jenis olahraga yang sifatnya bisa dilakukan bersama, termasuk semua anggota keluarga bisa ikut, seperti senam, jogging, dan breakdance, dan pertandingan olahraga tradisional,\u201d papar Bagus ditemui\u00a0<em>beritaborneo.com<\/em> di ruang kerjanya, Kadrie Oening Tower, Jalan Wahid Hasyim, Sempaja, Samarinda, beberapa waktu lalu selasa (26\/11\/2024)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan tanpa alasan, dia menyebut jenis olahraga itu. Selama tahun 2023-2024, Dispora Kaltim telah menyelenggarakan beberapa even skala provinsi yang terbuka untuk semua kalangan. Salah satunya lomba senam aerobik dan olahraga\u00a0 tradisional dalam memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui perlombaan tersebut, para peserta sangat antusias dalam menciptakan pertandingan yang sehat. Tak jarang pula mereka mengabadikan momen ketika melakukan perlombaan tersebut. Antusiasme itulah yang dinilai oleh Dispora Kaltim sebagai jawaban atas pertanyaan mereka, bagaimana cara kita mulai membudayakan olahraga di masyarakat?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTernyata pesertanya membludak, tag di story kami juga banyak. Masyarakat lebih suka olahraga yang dilakukan beramai-ramai dengan pemutaran lagu yang sedang hype saat ini, itulah jawabannya,\u201d jelas Bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Bagus, meskipun hal tersebut terlihat sangat gampang untuk diterapkan secara berkepanjangan pada masyarakat, namun tetap saja manusia adalah mahluk yang dinamis. Bisa jadi pilihan hari ini akan berubah esok hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kendala tersebut yang memaksa Dispora Kaltim agar terus melakukan pembenahan dan pembaruan atas upaya mereka membudaykan olahraga di masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami adakan terus sosialisasi mengenai komunitas olahraga, kami terjunkan pula para Duta Olahraga agar bisa membiasakan masyarakat akan olahraga, secara tidak langsung hal ini yang akan membantu kami memetakan jenis olahraga yang digemari,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNamun memang sejauh ini tetap senam, breakdance, dan olahraga tradisional yang masih punya potensi besar untuk terus dipertahankan senagai olahraga masyarakat,\u201d lanjutnya lagi. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Nistia Endah | Penyunting: aps<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim terus melakukan upaya membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim Bagus Surya Saputra meyakini, jenis olahraga yang paling mudah untuk dilakukan masyarakat adalah tipe olahraga yang dilakukan secara beramai-ramai, bukan perseorangan. \u201cKami melihat potensi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":79253,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596,26,37],"tags":[],"class_list":["post-78441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78441"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78441\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79254,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78441\/revisions\/79254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}