{"id":80060,"date":"2024-12-28T23:54:58","date_gmt":"2024-12-28T15:54:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=80060"},"modified":"2025-01-03T09:03:46","modified_gmt":"2025-01-03T01:03:46","slug":"peluncuran-buku-dan-pameran-foto-akmal-malik-kenang-satu-tahun-perjalanan-kinerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peluncuran-buku-dan-pameran-foto-akmal-malik-kenang-satu-tahun-perjalanan-kinerja\/","title":{"rendered":"Peluncuran Buku dan Pameran Foto: Akmal Malik Kenang Satu Tahun Perjalanan Kinerja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; BIRO Administrasi Pimpinan (ADPIM) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar bedah buku Akmal Malik Bukan Birokrat Biasa serta pameran foto rekam jejak satu Tahun Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim secara resmi dibuka yang berlangsung di Big Mall, Jalan Untung Suropati No.08, Samarinda, Sabtu (28\/12\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui sambutannya Akmal Malik menyampaikan rasa syukur telah melaksanakan tugas sebagai Pj Gubernur Kaltim dan kini telah memasuki tahun pertama, serta pihaknya merasa hanya menjadi bagian kecil dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya juga bersyukur kepada Allah SWT. dan hanya menjadi bagian kecil dari proses menjalankan tugas-tugas pemerintahan di Kaltim serta\u00a0 kebetulan setahun kemudian \u00a0diperpanjang sedikit lagi,\u201d ujar Akmal\u00a0dalam sambutannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menyatakan bahwa jabatan Pj Gubernur Kaltim hanya berlangsung satu tahun dan dapat diperpanjang beberapa bulan lagi. Oleh karena itu, dia percaya bahwa perlu ada perubahan yang dilakukan di Kaltim agar generasi berikutnya dapat memahami tulisan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya sengaja mengajak teman-teman media untuk mencoba membudayakan membuat catatan-catatan kecil tentang apa yang sudah saya lakukan dan terima kasih teman-teman dari tempo digital dan juga teman-teman lainnya yang menggagas sebuah catatan-catatan kecil saya menjadi buku,\u201d kata Akmal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut Akmal mengatakan, saat ini literasi di Kaltim masih cukup rendah karena lemahnya budaya membaca dan kedepan diharapkan ada buku yang dapat memberikan inspirasi tentang bagaimana hal yang tidak bisa dilakukan menjadi yang mudah diwujudkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMasih rendahnya budaya membaca, tapi lebih baik melakukan daripada tidak mau berbuat sama sekali, jadi buku ini kami harapkan dapat sedikit memberikan inspirasi dan motivasi tentang bagaimana hal-hal yang tidak biasa saya lakukan,\u201d tutur pria kelahiran Pulau Punjung pada 16 Maret 1970 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu Akmal juga turut mengungkapkan permohonan maaf kepada tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, tetapi telah menjadi kebiasaan harus dipaksa terlebih dahulu padahal setelah dilakukan hasilya baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya mohon maaf kepada teman-teman OPD dan mitra semuanya mungkin langkah-langkah yang saya lakukan dianggap tidak biasa karena saya meyakini memulai sesuatu yang tidak biasa tetapi bisa menghasilkan yang nyata bagi saya itu lebih bermanfaat,\u201d tutup Doktor Ilmu Administrasi dari Universitas Brawijaya ini. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; BIRO Administrasi Pimpinan (ADPIM) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar bedah buku Akmal Malik Bukan Birokrat Biasa serta pameran foto rekam jejak satu Tahun Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim secara resmi dibuka yang berlangsung di Big Mall, Jalan Untung Suropati No.08, Samarinda, Sabtu (28\/12\/2024). Melalui sambutannya Akmal Malik menyampaikan rasa syukur telah melaksanakan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":80369,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,26,37],"tags":[],"class_list":["post-80060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80060"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80370,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80060\/revisions\/80370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}