{"id":80244,"date":"2024-12-30T19:16:27","date_gmt":"2024-12-30T11:16:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=80244"},"modified":"2025-01-09T16:02:52","modified_gmt":"2025-01-09T08:02:52","slug":"pergantian-tahun-baru-2025-ini-himbauan-wakil-ketua-dprd-samarinda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pergantian-tahun-baru-2025-ini-himbauan-wakil-ketua-dprd-samarinda\/","title":{"rendered":"Pergantian Tahun Baru 2025, Ini Himbauan Wakil Ketua DPRD Samarinda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, menghimbau agar masyarakat Samarinda tidak terlalu euforia dalam menyikapi perayaan pergantian tahun baru 2025 yang saat ini hanya tinggal menghitung hari saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Himbauan untuk masyarakat Samarinda dalam merayakan pergantian tahun baru 2025 disampaikan Vananzda kepada awak media usai menerima kunjungan belajar dari Mahasiswa Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) Samarinda yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 Kntor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Senin (30\/12\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerayaan tahun baru untuk masyarakat khususnya Samarinda kalau merayakan mesti harus di dibatasin jangan terlalu berhura-hura mengakibatkan hal negatif, artinya negatif itu kalau berkendaraan yang santun atau mungkin berpesta juga berpesta yang normal,\u201d ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia melanjutkan, jangan sampai berpesta pergantian tahun baru tersebut lupa dengan situasi dan kondisi begitu juga yang menikmati libur tahun baru dengan mengunjungi tempat wisata untuk tetap berhati-hati serta mematuhi peraturan yang berlaku ditempat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMereka mungkin ada yang keluar daerah yang berlibur jangan sampai menimbulkan resiko artinya kalau berlibur ke tempat-tempat yang memang aman dan nyaman,\u201d kata anggota dewan yang telah lima periode di DPRD Samarinda ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Vananzda menyatakan bahwa pihaknya melakukan inspeksi cepat (Sidak) ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Samarinda. Hasilnya menunjukkan bahwa satu THM tidak memiliki izin penjualan minuman beralkohol dan pengelola tetap mematuhi peraturan pemerintah kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami juga melakukan sidak untuk mengontrol tempat-tempat hiburan yang ada di Samarinda itu dalam kegiatan atau operasinya di masyarakat dan kami melihat bahwa hampir keseluruhan mereka telah memiliki serta ada beberapa tempat yang memang sedang ngurus perpanjangan izin,\u201d ungkap Vananzda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kesempatan itu Vananzda juga meminta warga Samarinda jika ingin menikmati pergantian tahun dapat lebih selektif dalam memilih lokasi sehingga tidak merugikan diri sendiri dan selalu mengedepankan adap dan budaya bangsa kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMasyarakat Samarinda menggunakan waktu mereka di tempat-tempat yang memang tidak bermasalah dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar aturan norma-norma yang ada di Indonesia,\u201d tutup wakil rakyat dari daerah pemilihan Kecamatan Sambutan, Samarinda Ilir dan Samarinda Kota ini. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, menghimbau agar masyarakat Samarinda tidak terlalu euforia dalam menyikapi perayaan pergantian tahun baru 2025 yang saat ini hanya tinggal menghitung hari saja. Himbauan untuk masyarakat Samarinda dalam merayakan pergantian tahun baru 2025 disampaikan Vananzda kepada awak media usai menerima kunjungan belajar dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":80320,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,26,37],"tags":[],"class_list":["post-80244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80244"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80321,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80244\/revisions\/80321"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}