{"id":80638,"date":"2025-01-03T23:32:53","date_gmt":"2025-01-03T15:32:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=80638"},"modified":"2025-05-13T13:15:16","modified_gmt":"2025-05-13T05:15:16","slug":"akhmad-taufik-ajak-asn-dan-masyarakat-kukar-ikut-gerakan-etam-mengaji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/akhmad-taufik-ajak-asn-dan-masyarakat-kukar-ikut-gerakan-etam-mengaji\/","title":{"rendered":"Akhmad Taufik Ajak ASN dan Masyarakat Kukar Ikut Gerakan Etam Mengaji"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 ASISTEN I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, secara resmi membuka Gerakan Etam Mengaji (GEMA) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar pada Jumat (03\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemkab Kukar dalam memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur\u2019an sebagai pedoman hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lewat sambutannya yang mewakili Bupati Kukar, Edi Damansyah, Akhmad Taufik menjelaskan bahwa Al-Qur\u2019an merupakan kitab suci yang membawa pesan moral, sosial, dan spiritual yang relevan sepanjang zaman. Ia mengingatkan pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur\u2019an dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAl-Qur\u2019an bukan sekadar kitab suci, tetapi juga petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan yang universal, yang mampu membimbing kita menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik,\u201d ujar Taufik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menekankan bahwa Al-Qur\u2019an bukan hanya bacaan wajib saat beribadah, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Dengan membaca Al-Qur\u2019an secara rutin, diharapkan dapat membangun karakter masyarakat Qur\u2019ani yang menjunjung tinggi akhlak mulia dan nilai-nilai kebaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadikan membaca Al-Qur\u2019an sebagai kebiasaan sehari-hari. Mari kita ciptakan suasana rumah tangga yang selalu diisi dengan bacaan Al-Qur\u2019an, sehingga keluarga kita menjadi keluarga yang beradab dan berakhlak Qur\u2019ani,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kesempatan itu, Taufik juga mengingatkan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap isi kandungan Al-Qur\u2019an. Menurutnya, pemahaman ini tidak hanya sebatas pada aspek bacaan, tetapi juga mencakup penghayatan terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAl-Qur\u2019an memiliki dimensi historis dan kontekstual. Oleh karena itu, mempelajari Al-Qur\u2019an membutuhkan pendekatan yang interdisipliner, agar kita bisa menggali makna yang relevan dengan kehidupan masa kini,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taufik berharap, Gerakan Etam Mengaji ini dapat membangun generasi Qur\u2019ani di Kukar. Generasi yang memiliki kecintaan pada Al-Qur\u2019an dan mampu menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya yakin, jika seluruh masyarakat Kukar memiliki semangat untuk membaca dan memahami Al-Qur\u2019an, maka akan terwujud masyarakat yang berakhlak mulia, toleran, dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah,\u201d tegasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis : Anggi Triomi | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 ASISTEN I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, secara resmi membuka Gerakan Etam Mengaji (GEMA) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar pada Jumat (03\/01\/2025). Kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemkab Kukar dalam memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur\u2019an sebagai pedoman hidup. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":80704,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868],"tags":[],"class_list":["post-80638","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80638","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80638"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80638\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82567,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80638\/revisions\/82567"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}