{"id":8079,"date":"2015-05-23T15:31:29","date_gmt":"2015-05-23T07:31:29","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=8079"},"modified":"2015-05-23T15:31:29","modified_gmt":"2015-05-23T07:31:29","slug":"ajak-pacar-orang-nyanyi-wajah-pria-ini-robek-robek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ajak-pacar-orang-nyanyi-wajah-pria-ini-robek-robek\/","title":{"rendered":"Ajak Pacar Orang Nyanyi, Wajah Pria Ini Robek-Robek"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Ajak-Pacar-Orang-Nyanyi-Wajah-Pria-Ini-Robek-Robek.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-8080 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Ajak-Pacar-Orang-Nyanyi-Wajah-Pria-Ini-Robek-Robek-300x280.jpg\" alt=\"Ajak Pacar Orang Nyanyi, Wajah Pria Ini Robek-Robek\" width=\"300\" height=\"280\" \/><\/a><strong>BALIKPAPAN<\/strong> \u2013 Naas bagi Ronny \u2013bukan nama sebenarnya-. Hanya gara-gara mengajak pacar orang bernyanyi, wajah Ronny blangsak tak karuan dihajar oleh seorang pria yang belakangan diketahui pacar dari perempuan yang dibawanya bernyanyi itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal mula kisah penganiayaan ini bermula pada Selasa (19\/5) malam. Saat itu Ronny dan 2 temannya masuk ke karaoke di Jalan Soekarno Hatta, Km 2,5 Balikpapan Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ronny masuk bersama perempuan kenalannya. Tak lama kemudian, seorang pria masuk ke ruangan tempat mereka bernyanyi. Tidak banyak kisah, pria itu memukuli Ronny hingga babak belur. Belum puas memukuli, pria itu menghunus badik dan langsung melukai wajah Ronny.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDia itu masuk ke dalam langsung mukul saya, katanya dia pacarnya cewek yang saya bawa nyanyi itu. Dia juga bawa badik, saya dipukulin dan diancam, \u201cmau matikah kamu? Kata dia,\u201d tutur Ronny yang melapor ke Polsek Balikpapan Utara malam itu juga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah melukai Ronny, pelaku kabur. Akibat penganiayaan itu, wajah Ronny babak belur plus empat luka mengangga di pipinya. Darah masih bercucuran saat dia melapor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu pihak karaoke tak mengetahui banyak soal penganiayaan itu. \u201cKami tidak tahu, yang jelas mereka masuk dengan teman-temannya. Lalu satu laki-laki nyusul masuk, kami kira mereka satu grup ya kami tunjukkan ruangannya, tahu-tahu keluar sudah dalam keadaan berdarah,\u201d ujar salah seorang karyawan karaoke kepada Wartawan .<br \/>\nKapolsek Balikpapan Utara AKP Sarbini menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih berada di wilayah Balikpapan. \u201cDari keterangan sementara, pria itu cemburu karena pacarnya diajak jalan sama korban. Pelaku masih dalam pengejaran. Kami berharap agar pelakunya dapat kami ringkus secepatnya,\u201d pungkas Sarbini. [] KP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Naas bagi Ronny \u2013bukan nama sebenarnya-. Hanya gara-gara mengajak pacar orang bernyanyi, wajah Ronny blangsak tak karuan dihajar oleh seorang pria yang belakangan diketahui pacar dari perempuan yang dibawanya bernyanyi itu. Awal mula kisah penganiayaan ini bermula pada Selasa (19\/5) malam. Saat itu Ronny dan 2 temannya masuk ke karaoke di Jalan Soekarno &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8080,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[1072,1073],"class_list":["post-8079","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-penganiayaan","tag-ronny"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8079","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8079"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8079\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}