{"id":81812,"date":"2025-01-13T12:29:53","date_gmt":"2025-01-13T04:29:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=81812"},"modified":"2025-01-13T12:29:53","modified_gmt":"2025-01-13T04:29:53","slug":"bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/","title":{"rendered":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TANJUNG SELOR<\/strong> \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas&#8217;ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Mas&#8217;ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas hortikultura, namun kuantitas dan produktivitas yang dihasilkan masih fluktuatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mas&#8217;ud menjelaskan bahwa kondisi ini mengakibatkan produk hortikultura dari Kaltara sulit bersaing dengan komoditas serupa dari daerah lain, bahkan dengan produk impor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKuantitas dan produktivitas masih tidak stabil, sehingga produk dari daerah kita belum bisa bersaing di pasar yang lebih luas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, Mas&#8217;ud menegaskan bahwa potensi lahan di Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan berbagai komoditas sayuran dan buah. Ia menyebutkan bahwa luas lahan yang dapat ditanami dengan sayuran dan buah-buahan sangat besar, dan jenis tanaman yang dapat dikembangkan pun beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHanya saja, untuk mencapai potensi tersebut diperlukan kepedulian dan kemauan yang besar dari semua pihak yang terlibat dalam sektor pertanian,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 2023, BPS mencatat sebanyak 18 jenis sayuran dan buah semusim dipanen di Kaltara. Beberapa di antaranya adalah bawang daun, bawang merah, bayam, buncis, cabai besar, cabai keriting, cabai rawit, jamur tiram, kacang panjang, kangkung, kembang kol, ketimun, labu siam, melon, petsai\/sawi, semangka, terung, dan tomat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari keseluruhan tanaman tersebut, luas panen mengalami peningkatan yang signifikan, terutama pada tanaman jamur tiram yang mengalami lonjakan sebesar 1.923,21 persen, diikuti oleh labu siam dengan peningkatan 461,54 persen, dan bawang merah yang meningkat 323,08 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, tidak semua tanaman mengalami peningkatan. Beberapa jenis tanaman justru mencatatkan penurunan luas panen, seperti kembang kol yang mengalami penurunan sebesar 80 persen, cabai besar (-6,45 persen), dan cabai rawit (-5,22 persen).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, tanaman kangkung, bayam, petsai\/sawi, dan cabai rawit tercatat memiliki luas panen terbesar, masing-masing dengan luas panen 509,5 hektar, 486,31 hektar, 462,81 hektar, dan 444,47 hektar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari tanaman-tanaman tersebut, bayam mengalami kenaikan luas panen terbesar, yaitu sebesar 12,27 persen, diikuti oleh kangkung dengan kenaikan 8,25 persen, dan petsai\/sawi dengan kenaikan 0,11 persen. Sementara itu, tanaman cabai rawit justru mengalami penurunan luas panen sebesar 5,22 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mas&#8217;ud juga menyebutkan bahwa beberapa komoditas hortikultura memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat nasional, seperti jamur, bawang merah, cabai rawit, cabai besar, dan kubis. Meskipun demikian, komoditas cabai rawit dan cabai besar dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut di Kalimantan Utara, meskipun luas panen kedua komoditas tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan provinsi lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jamur, bawang merah, dan kubis masih memiliki pemanenan yang terbatas di Kaltara,&#8221; ujar Mas&#8217;ud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara keseluruhan, pengembangan hortikultura di Kaltara membutuhkan perhatian lebih agar sektor ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap perekonomian daerah dan bersaing dengan produk dari daerah lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemda dan masyarakat diharapkan untuk terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi hortikultura yang ada. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas&#8217;ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas&#8217;ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":81813,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-81812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas&#039;ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas&#039;ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas&#039;ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas&#039;ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-13T04:29:53+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-13T04:29:53+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas&#039;ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas&#039;ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#blogposting\",\"name\":\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo\",\"headline\":\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/bps.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},\"datePublished\":\"2025-01-13T12:29:53+08:00\",\"dateModified\":\"2025-01-13T12:29:53+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Utara\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Utara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#listItem\",\"name\":\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/\",\"name\":\"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo\",\"description\":\"TANJUNG SELOR \\u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas'ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\\\/01\\\/2025). Menurut Mas'ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/bps.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#mainImage\",\"width\":700,\"height\":393},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-01-13T12:29:53+08:00\",\"dateModified\":\"2025-01-13T12:29:53+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo","description":"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas'ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas'ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#blogposting","name":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo","headline":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/bps.jpg","width":700,"height":393},"datePublished":"2025-01-13T12:29:53+08:00","dateModified":"2025-01-13T12:29:53+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Utara"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Utara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#listItem","name":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#listItem","position":3,"name":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/","name":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo","description":"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas'ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas'ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/bps.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#mainImage","width":700,"height":393},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/#mainImage"},"datePublished":"2025-01-13T12:29:53+08:00","dateModified":"2025-01-13T12:29:53+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo","og:description":"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas'ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas'ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-01-13T04:29:53+00:00","article:modified_time":"2025-01-13T04:29:53+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal - Berita Borneo","twitter:description":"TANJUNG SELOR \u2013 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat bahwa pengembangan hortikultura di wilayah ini belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kaltara, Mas'ud Rifai, dalam publikasi terbarunya yang dirilis pada Minggu (12\/01\/2025). Menurut Mas'ud, meskipun potensi lahan yang dimiliki Kaltara sangat mendukung untuk pengembangan komoditas","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"81812","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-01-13 04:30:03","updated":"2025-06-06 16:17:36","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/\" title=\"Kalimantan Utara\">Kalimantan Utara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tBPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Utara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/"},{"label":"BPS Kaltara Catat Pengembangan Hortikultura Belum Maksimal","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bps-kaltara-catat-pengembangan-hortikultura-belum-maksimal\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81812"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81814,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81812\/revisions\/81814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}