{"id":82182,"date":"2025-01-15T14:12:39","date_gmt":"2025-01-15T06:12:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=82182"},"modified":"2025-01-15T14:12:39","modified_gmt":"2025-01-15T06:12:39","slug":"inovasi-keren-tenggarong-punya-parkir-khusus-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/inovasi-keren-tenggarong-punya-parkir-khusus-perempuan\/","title":{"rendered":"Inovasi Keren! Tenggarong Punya Parkir Khusus Perempuan"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Warna pink cerah kini menghiasi beberapa sudut kota Tenggarong, menandai sebuah perubahan kecil namun signifikan dalam lanskap perkotaan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Warna tersebut melambangkan kehadiran &#8220;<em>Ladies Parking<\/em>&#8220;, sebuah inisiatif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) yang didedikasikan khusus untuk kaum hawa.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Lebih dari sekadar tempat parkir, <em>Ladies Parking<\/em> merupakan simbol kepedulian, pemberdayaan, dan apresiasi terhadap peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu di Kawasan Timbau, yang dikenal sebagai pusat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan tempat nongkrong kawula muda, menjadi lokasi pertama penerapan <em>Ladies Parking.<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Penempatan plang berwarna pink mencolok di kawasan tersebut bukan tanpa alasan. Dishub Kukar telah lakukan survei dan menemukan bahwa kawasan tersebut merupakan salah satu titik dengan aktivitas kaum hawa tertinggi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Perparkiran Dishub Kukar, Juliana, menjelaskan bahwa <em>Ladies Parking<\/em> dirancang untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan saat beraktivitas di ruang publik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami ingin perempuan merasa dihargai dan diperhatikan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><em>Ladies Parking<\/em> bukan hanya tentang tempat parkir, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi perempuan,&#8221; ucapnya kepada beritaborneo.com di Tenggarong, Rabu (15\/01\/2025).<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, pemasangan plang tersebut disambut positif dari masyarakat, khususnya perempuan, menjadi bukti keberhasilan langkah inisiatif tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Banyak perempuan yang merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berbelanja atau sekadar menghabiskan waktu di kawasan Timbau.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Melihat keberhasilan penempatan plang tersebut di Timbau, Dishub Kukar berencana untuk memperluas program <em>Ladies Parking<\/em> ke lokasi lain, seperti Pujasera Space dan Landmark Menara Tuah Himba.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya itu, Dishub juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas parkir khusus bagi penyandang disabilitas di kantong parkir dan tempat wisata.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami ingin menciptakan ruang publik yang ramah dan inklusif bagi semua kalangan,&#8221; tegas Juliana. []\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Warna pink cerah kini menghiasi beberapa sudut kota Tenggarong, menandai sebuah perubahan kecil namun signifikan dalam lanskap perkotaan. Warna tersebut melambangkan kehadiran &#8220;Ladies Parking&#8220;, sebuah inisiatif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) yang didedikasikan khusus untuk kaum hawa. Lebih dari sekadar tempat parkir, Ladies Parking merupakan simbol kepedulian, pemberdayaan, dan apresiasi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":82184,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,19,26,33],"tags":[8639,560,561,1089],"class_list":["post-82182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-dishub-kukar","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-tenggarong"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82182"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82182\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82205,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82182\/revisions\/82205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}