{"id":83421,"date":"2025-01-24T10:22:45","date_gmt":"2025-01-24T02:22:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=83421"},"modified":"2025-01-24T10:22:45","modified_gmt":"2025-01-24T02:22:45","slug":"hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/","title":{"rendered":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAKARTA <\/b>\u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Plt Bupati Sidoarjo, Subandi, mengungkapkan bahwa sekitar sebulan yang lalu, pihak perusahaan yang memegang HGB tersebut meminta rekomendasi untuk perpanjangan masa berlaku HGB yang akan habis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan tersebut diketahui mengajukan permohonan untuk memperpanjang hak guna bangunan mereka setelah dijaminkan ke perbankan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Beberapa waktu lalu, mereka datang ke kami untuk meminta perpanjangan HGB. Mereka mengatakan tanah tersebut dijaminkan untuk mendapatkan pembiayaan dari bank,&#8221; ujar Subandi di Sidoarjo pada Kamis (23\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, Subandi menyatakan penolakan terhadap permohonan tersebut. Ia menekankan bahwa status lahan yang dimaksud masih terdapat tumpang tindih dengan kepemilikan oleh petani tambak dan pihak lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Subandi, sebagai pejabat baru, ia harus berhati-hati dalam mengambil keputusan yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat itu kami sudah memberitahukan mereka untuk menunda permohonan perpanjangan, karena ada masalah tumpang tindih dengan petani tambak dan pihak lain yang menggunakan lahan tersebut,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi dari Kanwil ATR\/BPN Jawa Timur, diketahui bahwa pemegang HGB tersebut adalah PT Surya Inti Permata (PT SIP) dan PT Semeru Cemerlang (PT SC). PT SIP memiliki dua bidang HGB dengan luas masing-masing 285,16 hektare dan 219,31 hektare, sedangkan PT SC memiliki satu bidang seluas 152,36 hektare. Semua HGB ini diterbitkan pada tahun 1996 dengan masa berlaku selama 30 tahun, yang akan berakhir pada 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Senada dengan pernyataan Subandi, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono juga menegaskan bahwa tidak akan ada perpanjangan masa berlaku HGB tersebut tanpa rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa segala keputusan mengenai perpanjangan HGB harus melalui proses yang melibatkan rekomendasi dari pemerintah kabupaten\/kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Perpanjangan HGB harus sesuai dengan prosedur, termasuk rekomendasi dari pemerintah daerah. Bupati Sidoarjo tidak akan menandatangani rekomendasi untuk perpanjangan masa berlaku HGB jika tidak ada persetujuan dari pihak terkait,&#8221; tegas Adhy di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Rabu (22\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penemuan tiga sertifikat HGB di perairan Sidoarjo ini mengejutkan banyak pihak, mengingat keberadaannya yang memicu kekhawatiran terhadap potensi dampak lingkungan dan sosial, terutama bagi masyarakat pesisir di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikhawatirkan, pemanfaatan lahan di perairan tersebut akan berdampak negatif bagi lingkungan sekitar serta mengganggu kehidupan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sumber daya alam di wilayah pesisir tersebut. []\n<p>Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":83422,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-83421","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-24T02:22:45+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-24T02:22:45+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#blogposting\",\"name\":\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo\",\"headline\":\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/ES.jpeg\",\"width\":750,\"height\":500},\"datePublished\":\"2025-01-24T10:22:45+08:00\",\"dateModified\":\"2025-01-24T10:22:45+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Nasional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#listItem\",\"name\":\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/\",\"name\":\"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo\",\"description\":\"JAKARTA \\u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/ES.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#mainImage\",\"width\":750,\"height\":500},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-01-24T10:22:45+08:00\",\"dateModified\":\"2025-01-24T10:22:45+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo","description":"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#blogposting","name":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo","headline":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ES.jpeg","width":750,"height":500},"datePublished":"2025-01-24T10:22:45+08:00","dateModified":"2025-01-24T10:22:45+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#webpage"},"articleSection":"Nasional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","position":2,"name":"Nasional","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#listItem","name":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#listItem","position":3,"name":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/","name":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo","description":"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/ES.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#mainImage","width":750,"height":500},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/#mainImage"},"datePublished":"2025-01-24T10:22:45+08:00","dateModified":"2025-01-24T10:22:45+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo","og:description":"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-01-24T02:22:45+00:00","article:modified_time":"2025-01-24T02:22:45+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya? - Berita Borneo","twitter:description":"JAKARTA \u2013 Tiga sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang mencakup lahan seluas 656 hektare di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, dikabarkan digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk utang kepada bank. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat, terutama setelah adanya permintaan perpanjangan masa berlaku HGB yang akan segera berakhir pada tahun 2026. Plt Bupati Sidoarjo,","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"83421","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-01-24 02:22:53","updated":"2025-06-06 16:56:38","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/\" title=\"Nasional\">Nasional<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tHGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Nasional","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/"},{"label":"HGB Laut Sidoarjo Dijadikan Agunan Utang oleh Pemilik, Apa Dampaknya?","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hgb-laut-sidoarjo-dijadikan-agunan-utang-oleh-pemilik-apa-dampaknya\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83421"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83421\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83423,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83421\/revisions\/83423"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83422"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}