{"id":84140,"date":"2025-01-28T19:49:44","date_gmt":"2025-01-28T11:49:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=84140"},"modified":"2025-01-31T10:57:47","modified_gmt":"2025-01-31T02:57:47","slug":"peduli-ekonomi-lokal-polisi-terjun-langsung-belanja-dari-mama-mama-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/peduli-ekonomi-lokal-polisi-terjun-langsung-belanja-dari-mama-mama-papua\/","title":{"rendered":"Peduli Ekonomi Lokal, Polisi Terjun Langsung Belanja dari Mama-Mama Papua"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>TIMIKA<\/b> \u2013 Sebagai bagian dari upaya mendukung perekonomian lokal, personel Operasi Damai Cartenz-2025 menggelar kegiatan sosial dengan berbelanja langsung dari para pedagang lokal, khususnya mama-mama Papua, di sepanjang Jalan Cenderawasih, SP3, Mimika, pada Selasa (28\/01\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini melibatkan dua anggota, yaitu Briptu Yoga Yandika dan Bripda Annisa Mahardika, yang membeli berbagai hasil pertanian segar seperti sayur-mayur dan buah-buahan yang dijajakan oleh masyarakat setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan warga lokal. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pendekatan humanis yang menjadi fokus Operasi Damai Cartenz-2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKehadiran kami di Jalan Cenderawasih ini adalah bentuk nyata dukungan kepada pedagang kecil, khususnya para mama-mama Papua yang menjajakan hasil bumi mereka. Ini juga sebagai upaya kami untuk menunjukkan kepedulian terhadap perekonomian lokal,\u201d ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, selain memberikan dampak ekonomi dengan membeli produk lokal, kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk membangun hubungan yang lebih erat antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini penting agar tercipta komunikasi yang positif, kepercayaan yang lebih dalam, serta menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang pedagang di lokasi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Ops Damai Cartenz-2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sangat berterima kasih. Jika aparat sering turun langsung seperti ini, kami sebagai pedagang kecil merasa diperhatikan. Ini sangat membantu kami untuk meningkatkan pendapatan,&#8221; ujarnya dengan wajah cerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat di Papua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan langkah ini, diharapkan tercipta situasi yang damai, aman, dan sejahtera, serta mendukung tercapainya tujuan dari Operasi Damai Cartenz-2025 untuk mewujudkan kedamaian dan stabilitas di Papua. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TIMIKA \u2013 Sebagai bagian dari upaya mendukung perekonomian lokal, personel Operasi Damai Cartenz-2025 menggelar kegiatan sosial dengan berbelanja langsung dari para pedagang lokal, khususnya mama-mama Papua, di sepanjang Jalan Cenderawasih, SP3, Mimika, pada Selasa (28\/01\/2025). Kegiatan ini melibatkan dua anggota, yaitu Briptu Yoga Yandika dan Bripda Annisa Mahardika, yang membeli berbagai hasil pertanian segar seperti &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":84141,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[8157],"tags":[],"class_list":["post-84140","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-papua"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84140","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84140"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84140\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84142,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84140\/revisions\/84142"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}