{"id":84444,"date":"2025-02-03T14:07:16","date_gmt":"2025-02-03T06:07:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=84444"},"modified":"2025-02-03T14:07:16","modified_gmt":"2025-02-03T06:07:16","slug":"pemerintah-pastikan-distribusi-lpg-3-kg-tidak-melalui-pengecer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemerintah-pastikan-distribusi-lpg-3-kg-tidak-melalui-pengecer\/","title":{"rendered":"Pemerintah Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Tidak Melalui Pengecer"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>TARAKAN <\/b>\u2013 Mulai 1 Februari 2025, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk mengubah sistem distribusi gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) yang sebelumnya disubsidi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keputusan ini menetapkan bahwa LPG 3 Kg tidak lagi bisa dibeli eceran, melainkan hanya dapat diperoleh melalui pangkalan resmi yang telah ditentukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyikapi kebijakan ini, Pertamina Patra Niaga segera menyiapkan berbagai langkah untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pangkalan LPG 3 Kg terdekat di sekitar mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Corporate Secretary<\/em> Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan, &#8220;Untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan pangkalan LPG 3 Kg terdekat, kami menyediakan akses pencarian melalui link <a href=\"https:\/\/subsiditepatlpg.mypertamina.id\/infolpg3kg\">https:\/\/subsiditepatlpg.mypertamina.id\/infolpg3kg<\/a> atau masyarakat juga bisa menghubungi Call Centre 135,&#8221; kata Heppy dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (03\/02\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Heppy, Pertamina Patra Niaga akan sepenuhnya mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg secara langsung di pangkalan yang terdaftar resmi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pembelian langsung di pangkalan resmi tentu lebih menguntungkan bagi masyarakat karena harganya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heppy juga menekankan bahwa pembelian di pangkalan resmi memberikan jaminan takaran yang tepat. Pangkalan resmi dilengkapi dengan timbangan untuk memastikan bahwa berat LPG 3 Kg yang diterima oleh masyarakat sesuai dengan standar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Selain itu, pengecer yang memenuhi ketentuan yang berlaku juga dapat menjadi pangkalan resmi setelah melalui prosedur yang ditetapkan,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan distribusi LPG 3 Kg akan lebih terkontrol dan tepat sasaran, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar yang dibutuhkan dengan harga yang lebih terjangkau dan dalam takaran yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah berharap perubahan ini juga dapat mencegah potensi penyalahgunaan subsidi dan menjamin kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN \u2013 Mulai 1 Februari 2025, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk mengubah sistem distribusi gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) yang sebelumnya disubsidi. Keputusan ini menetapkan bahwa LPG 3 Kg tidak lagi bisa dibeli eceran, melainkan hanya dapat diperoleh melalui pangkalan resmi yang telah ditentukan. Menyikapi kebijakan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":84445,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2257],"tags":[],"class_list":["post-84444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84444"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84444\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84446,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84444\/revisions\/84446"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}