{"id":84634,"date":"2025-02-04T14:54:56","date_gmt":"2025-02-04T06:54:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=84634"},"modified":"2025-02-04T14:54:56","modified_gmt":"2025-02-04T06:54:56","slug":"bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/","title":{"rendered":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM), Efri Novianto, menyatakan bahwa pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Anggana diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan kelangkaan BBM yang dihadapi oleh para nelayan setempat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat ini, nelayan harus mencari BBM ke tempat yang jauh atau membeli dengan harga lebih mahal. Dengan adanya SPBN, akses mereka terhadap BBM bersubsidi akan lebih mudah,&#8221; ungkap Efri kepada media ini di Tenggarong, Selasa (04\/02\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proyek pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kecamatan Anggana saat ini sudah memasuki tahap evaluasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mendapatkan rekomendasi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk merealisasikan pembangunan SPBN di lahan seluas 49&#215;19 meter yang terletak dekat Dermaga Handil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, tercatat sekitar 384 nelayan yang telah terverifikasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan kebutuhan BBM mencapai 96.000 liter per bulan. Tanpa adanya SPBN, distribusi BBM menjadi tidak terkendali, yang berakibat pada harga yang fluktuatif dan pasokan yang tidak menentu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat ini, nelayan kesulitan mendapatkan BBM dengan harga subsidi. Banyak yang akhirnya membeli di pengecer dengan harga lebih mahal, sehingga biaya melaut jadi lebih tinggi,&#8221; tambah Efri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Efri optimis bahwa SPBN ini bisa mulai dibangun tahun ini setelah proses verifikasi selesai.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami berupaya mempercepat prosesnya agar nelayan bisa segera menikmati manfaatnya,&#8221; pungkasnya. []\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":81146,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,19,26,33],"tags":[54,79,5822,9351,560,561],"class_list":["post-84634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-anggana","tag-bbm","tag-bbm-langka","tag-bbm-subsidi","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Jemi Irlanda Haikal\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-04T06:54:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-04T06:54:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#blogposting\",\"name\":\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo\",\"headline\":\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_20250109_111157-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1783,\"caption\":\"Oplus_131072\"},\"datePublished\":\"2025-02-04T14:54:56+08:00\",\"dateModified\":\"2025-02-04T14:54:56+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Hotnews, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, Anggana, BBM, BBM langka, BBM Subsidi, Kukar, Kutai Kartanegara\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kutai Kartanegara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#listItem\",\"name\":\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/\",\"name\":\"Jemi Irlanda Haikal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Jemi Irlanda Haikal\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/\",\"name\":\"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo\",\"description\":\"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_20250109_111157-scaled.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#mainImage\",\"width\":2560,\"height\":1783,\"caption\":\"Oplus_131072\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-02-04T14:54:56+08:00\",\"dateModified\":\"2025-02-04T14:54:56+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#blogposting","name":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo","headline":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250109_111157-scaled.jpg","width":2560,"height":1783,"caption":"Oplus_131072"},"datePublished":"2025-02-04T14:54:56+08:00","dateModified":"2025-02-04T14:54:56+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Hotnews, Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara, Anggana, BBM, BBM langka, BBM Subsidi, Kukar, Kutai Kartanegara"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","position":3,"name":"Kutai Kartanegara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#listItem","name":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#listItem","position":4,"name":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/","name":"Jemi Irlanda Haikal","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Jemi Irlanda Haikal"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/","name":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250109_111157-scaled.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#mainImage","width":2560,"height":1783,"caption":"Oplus_131072"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/#mainImage"},"datePublished":"2025-02-04T14:54:56+08:00","dateModified":"2025-02-04T14:54:56+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo","og:description":"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-02-04T06:54:56+00:00","article:modified_time":"2025-02-04T06:54:56+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi! - Berita Borneo","twitter:description":"KUTAI KARTANEGARA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menjadi masalah utama bagi nelayan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tanpa akses yang mudah dan harga yang terjangkau, banyak nelayan terpaksa membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi dari pengecer, yang tentu saja berdampak langsung pada penghasilan mereka. Direktur PT Mahakam Gerbang","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"84634","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-02-04 06:28:43","updated":"2025-06-06 17:23:36","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/\" title=\"Kutai Kartanegara\">Kutai Kartanegara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tBBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Kutai Kartanegara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/"},{"label":"BBM Sulit, Nelayan Anggana Terancam Merugi!","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-sulit-nelayan-anggana-terancam-merugi\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84634"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84642,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84634\/revisions\/84642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81146"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}