{"id":84706,"date":"2025-02-04T17:40:00","date_gmt":"2025-02-04T09:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=84706"},"modified":"2025-02-05T08:50:35","modified_gmt":"2025-02-05T00:50:35","slug":"darlis-aspirasi-dari-musrenbang-tetap-orisinal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/darlis-aspirasi-dari-musrenbang-tetap-orisinal\/","title":{"rendered":"Darlis: Aspirasi Dari Musrenbang Tetap Orisinal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Darlis Pattalogi, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum yang memiliki peran penting dalam menggali dan merumuskan aspirasi masyarakat, dengan tingkat keaslian yang sangat tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan tersebut disampaikan Darlis Pattalogi saat menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Samarinda Ilir untuk tahun 2025. Acara ini digelar sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Musrenbang yang berlangsung pada Selasa (4\/2\/2025) tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Samarinda Ilir, yang terletak di Jalan Masda A Saleh No. 44, Sidomulyo, Samarinda Ilir, Samarinda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMaka menurut saya forum ini adalah originalitas aspirasi masyarakat itu lebih tinggi karena sudah pasti ini belum ada kontaminasi oleh faktor pihak lain, sehingga saya sebisa mungkin hadir dalam Musrenbang,\u201d ujar politisi Partai Amanah Nasional (PAN) ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Darlis menambahkan, aspirasi yang muncul dalam Musrenbang tingkat kecamatan merupakan usulan yang masih murni berasal dari warga. Dalam hal ini, camat hanya berperan untuk memilih usulan yang dianggap paling mendesak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, usulan yang datang dari anggota dewan atau wali kota sudah mengandung unsur kepentingan pihak lain, seperti visi dan misi bupati atau wali kota terpilih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau camat tidak dipilih oleh masyarakat, tapi kalau bupati atau wali kota melalui pemilihan langsung dan sudah pasti membawa visi misinya. Jadi Musrenbang merupakan forum melihat aspirasi original yang perlu dilihat untuk diperjuangkan,\u201d kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Samarinda ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Darlis berharap, di setiap Musrenbang, anggota dewan harus hadir untuk dapat mengawal aspirasi masyarakat dan menyamakan persepsi untuk berkomuniksi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) terkait program prioritas dalam pembangunan yang akan datang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya berharap anggota DPRD Provinsi atau DPRD Kota dapat menghadiri seoptimal mungkin agar menangkap apa yang menjadi harapan masyarakat,\u201d tutur Darlis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekedar diketahui, hadir dalam kesempatan itu, Ketua Tim Wali kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparuddin, Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar, anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ismail Latisi, Camat Samarinda Ilir La Uje, Lurah se-Samarinda Ilir dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Samarinda. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Darlis Pattalogi, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum yang memiliki peran penting dalam menggali dan merumuskan aspirasi masyarakat, dengan tingkat keaslian yang sangat tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan Darlis Pattalogi saat menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Samarinda Ilir untuk tahun &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":84709,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,19,26,37],"tags":[],"class_list":["post-84706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84706"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84711,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84706\/revisions\/84711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}