{"id":85101,"date":"2025-02-06T19:53:41","date_gmt":"2025-02-06T11:53:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=85101"},"modified":"2025-02-08T11:58:05","modified_gmt":"2025-02-08T03:58:05","slug":"harga-eceran-gas-lpg-3-kg-di-samarinda-melonjak-hingga-rp60-000","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/harga-eceran-gas-lpg-3-kg-di-samarinda-melonjak-hingga-rp60-000\/","title":{"rendered":"Harga Eceran Gas LPG 3 Kg di Samarinda Melonjak hingga Rp60.000"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi semakin menjadi persoalan serius bagi warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Ironisnya, daerah ini dikenal sebagai salah satu penghasil gas terbesar di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejak Kamis (06\/02\/2025), antrean panjang terlihat di sejumlah agen penyalur gas LPG 3 kg, termasuk di Jalan Urip Sumoharjo. Warga terpaksa berdesakan berjam-jam untuk mendapatkan satu tabung gas yang di tingkat eceran dijual dengan harga mencapai Rp60.000 per tabung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Aturan Ketat dan Dampak ke Pedagang Kecil<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saidun (43), seorang pedagang gorengan di kawasan Samarinda, mengeluhkan aturan baru yang mewajibkan pembeli gas LPG 3 kg untuk memenuhi syarat ketat. Menurut Saidun, pembeli kini diwajibkan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli, serta hanya diperbolehkan membeli satu tabung per orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa agen bahkan meminta bukti usaha sebelum transaksi dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya harus membawa foto usaha bersama istri sebagai bukti. Jika KTP tidak sesuai dengan alamat agen, permintaan langsung ditolak,&#8221; keluh Saidun dengan nada kesal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi ini membuat sebagian warga mencari alternatif lain. Trisno, warga Samarinda, mengaku terpaksa beralih menggunakan kayu bakar untuk memasak. &#8220;Panci jadi hitam, tapi yang penting bisa masak. Ini seperti kembali ke zaman dulu,&#8221; ujar Trisno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Harga Melonjak dan Ketidakpastian Stok<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Farida (39), salah seorang warga yang sedang antre di agen gas, mengungkapkan keheranannya terkait ketidakjelasan distribusi LPG 3 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kalimantan Timur adalah penghasil gas terbesar, namun stok di tingkat konsumen justru sangat langka. Bagaimana bisa?&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelangkaan ini menyebabkan lonjakan harga di pasaran. Di tingkat eceran, harga gas LPG 3 kg mencapai antara Rp30.000 hingga Rp60.000 per tabung, jauh melebihi harga subsidi yang hanya Rp18.000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Stok di agen cepat habis, sehingga kami harus antre sejak pagi,&#8221; tambah Farida.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Wali Kota Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mencurigai adanya praktik penyelewengan dalam distribusi gas bersubsidi. Menurutnya, kelangkaan ini seharusnya tidak terjadi jika agen dan pengecer menjalankan distribusi dengan transparan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami menduga ada pihak tertentu yang menimbun atau mengalirkan gas ke luar daerah. Kami berharap masyarakat aktif melaporkan jika menemukan indikasi tersebut,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andi Harun juga meminta PT Pertamina Patra Niaga, sebagai distributor utama, untuk memperketat pengawasan terhadap pasokan gas tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Desakan Solusi Konkret<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelangkaan gas LPG 3 kg semakin membebani masyarakat berpenghasilan rendah yang mengandalkan bahan bakar subsidi. Warga menuntut pemerintah segera mengambil langkah tegas, baik melalui pengawasan distribusi maupun peningkatan stok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPemerintah harus hadir menyelesaikan ini. Jangan hanya warga yang terus dirugikan,\u201d desak Farida, mewakili suara mayoritas masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari PT Pertamina Patra Niaga terkait keluhan pasokan. Masyarakat berharap intervensi cepat untuk mencegah krisis yang berlarut-larut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Muhammad Yusuf | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi semakin menjadi persoalan serius bagi warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Ironisnya, daerah ini dikenal sebagai salah satu penghasil gas terbesar di Indonesia. Sejak Kamis (06\/02\/2025), antrean panjang terlihat di sejumlah agen penyalur gas LPG 3 kg, termasuk di Jalan Urip Sumoharjo. Warga terpaksa berdesakan berjam-jam untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":85102,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-85101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85101"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85130,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85101\/revisions\/85130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}