{"id":8520,"date":"2015-06-03T02:56:22","date_gmt":"2015-06-02T18:56:22","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=8520"},"modified":"2015-06-03T02:56:22","modified_gmt":"2015-06-02T18:56:22","slug":"jaang-galau-soal-duetnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jaang-galau-soal-duetnya\/","title":{"rendered":"Jaang Galau Soal Duetnya"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<figure id=\"attachment_8522\" aria-describedby=\"caption-attachment-8522\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Jaanur.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8522\" src=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Jaanur.jpg\" alt=\"Jaang dan Nusyirwan cerai di Pilkada 2015 ini. Kini Jaang harus cari pendamping lain. Siapa ya?\" width=\"450\" height=\"300\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-8522\" class=\"wp-caption-text\">Jaang dan Nusyirwan cerai di Pilkada 2015 ini. Kini Jaang harus cari pendamping lain. Siapa ya?<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>&#8211; Persaingan untuk menjadi pendamping petahana Syaharie Jaang menuju Pilwali Samarinda semakin panas. Sebut saja, Jafar Abdul Gaffar dari Golkar, Saefuddin Zuhri dari NasDem, Mirza Ananta dari Gerindra, Sarwono dari PKS dan putri gubernur Kaltim Dayang Donna Faroek.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hingga sekarang, Jaang belum memutuskan siapa yang bakal dipinang. Wajar saja, sebab elektabilitas dan pamor plt ketua DPD Demokrat Kaltim itu mampu menarik bakal calon (balon) lain untuk berdampingan dengannya. \u201cPolitik ini cair saja dan saya menghormati pergerakan teman-teman,\u201d ucap Jaang, Senin (1\/6).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Saat ini Jaang belum tahu harus \u201cmenghadap\u201d ke mana. \u201cSaya sudah diberi hak istimewa oleh partai, jadi tak ada penjaringan kepala daerah, cukup wakil saja,\u201d katanya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jaang berpendapat, saat ini balon wali kota hanya dua, yakni dirinya dan Nusyirwan Ismail. Jika muncul balon alternatif, tentu lebih baik.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Zulfakar Noor yang ditemui sebelum menyampaikan visi dan misinya di depan petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim di Grand Victoria Hotel kemarin mengatakan, mengenai pendamping tergantung dengan Jaang. Apalagi elektabilitas Jaang tinggi, wajar bila banyak yang hendak berdampingan dengannya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan berdampingan dengan Pak Jaang tentu ada, tapi kembali lagi kepada beliau hendak memilih siapa,\u201d sebutnya. Mengenai komunikasi dengan Jaang, pria yang menjabat sebagai sekretaris kota itu mengaku sering dilakukan. Ada wacana jika Jaang akan memilih calon pendamping birokrat. Pilihannya ada dua, Barkati atau dirinya. \u201cSecara pribadi saya siap, tapi politik bisa berubah,\u201d tambahnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Di tempat sama, Ketua DPD Golkar Samarinda Jafar Abdul Gaffar menyerahkan sepenuhnya kepada DPD dan DPP. \u201cSaya berpasangan dengan siapa saja boleh. Mau itu politikus, birokrat atau pengusaha tidak masalah,\u201d terangnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Mengenai komunikasi politik dengan balon lainnya, kata Jafar, tentu berjalan. Tak ada niat untuk maju sendiri meski suara Golkar di DPRD Samarinda cukup untuk mengusung tanpa koalisi? \u201cSaat ini masih menunggu arahan partai, mau bergandengan atau maju sendiri,\u201d pungkasnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan rivalnya, Nusyirwan Ismail juga demikian. Jaang dan Nusyirwan sama-sama memiliki kans dalam memenangkan pilkada. Lebih-lebih jika wakil wali kota Samarinda tersebut berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Samarinda Siswadi. Keduanya memang digadang-gadang maju berpasangan dalam pilwali. Beberapa waktu lalu, Siswadi mengaku masih menunggu penugasan partai. [] KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Persaingan untuk menjadi pendamping petahana Syaharie Jaang menuju Pilwali Samarinda semakin panas. Sebut saja, Jafar Abdul Gaffar dari Golkar, Saefuddin Zuhri dari NasDem, Mirza Ananta dari Gerindra, Sarwono dari PKS dan putri gubernur Kaltim Dayang Donna Faroek. Hingga sekarang, Jaang belum memutuskan siapa yang bakal dipinang. Wajar saja, sebab elektabilitas dan pamor plt &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8522,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[1151,1152,1153],"class_list":["post-8520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-jaang","tag-pilkada-samarinda","tag-syaharie-jaang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8520"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8520\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}