{"id":85653,"date":"2025-02-09T15:51:00","date_gmt":"2025-02-09T07:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=85653"},"modified":"2025-02-12T16:00:33","modified_gmt":"2025-02-12T08:00:33","slug":"senyum-ceria-anak-anak-yalimo-wujud-kedamaian-di-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/senyum-ceria-anak-anak-yalimo-wujud-kedamaian-di-papua\/","title":{"rendered":"Senyum Ceria Anak-anak Yalimo, Wujud Kedamaian di Papua"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>PAPUA PEGUNUNGAN<\/b> \u2013 Kehadiran Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Ban Ops) Damai Cartenz 2025 memberikan kebahagiaan yang luar biasa bagi anak-anak di Kabupaten Yalimo pada Minggu (09\/02\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran tim ini tidak hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda Papua, yang menjadi tonggak harapan bagi kemajuan daerah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam acara yang penuh keakraban itu, Bripka Heribertus A.B. Tena, S.Tr.AK., M.Si., terlihat sangat dekat dengan anak-anak. Dengan senyuman penuh kasih, ia berbincang dan berinteraksi dengan mereka, sembari memberikan semangat dan dukungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bripka Heribertus yakin bahwa anak-anak tersebut adalah masa depan Papua yang penuh dengan potensi untuk menciptakan perdamaian dan kemajuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya peran anak-anak dalam pembangunan Papua yang damai dan sejahtera.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kombes Sinaga menyampaikan bahwa anak-anak adalah calon pemimpin masa depan yang harus diberi perhatian dan bimbingan yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Anak-anak ini adalah calon pemimpin Papua di masa mendatang. Mereka adalah mutiara yang harus dirangkul dan dibina agar dapat meraih cita-cita mereka,&#8221; ujar Kombes Pol. Adarma Sinaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan ini menggambarkan betapa pentingnya memberikan pendidikan dan perhatian khusus bagi anak-anak, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga simbol harapan yang menggugah semua pihak untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang cerah bagi generasi penerus Papua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan Satgas Damai Cartenz 2025 diharapkan dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memberikan akses pendidikan yang lebih baik serta menciptakan lingkungan yang penuh kedamaian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan kebersamaan, kepedulian, dan perhatian terhadap anak-anak sebagai aset bangsa, Papua dapat berkembang lebih maju dalam suasana harmoni dan damai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semua pihak diharapkan ikut berperan dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik, terutama untuk generasi emas Papua yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAPUA PEGUNUNGAN \u2013 Kehadiran Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Ban Ops) Damai Cartenz 2025 memberikan kebahagiaan yang luar biasa bagi anak-anak di Kabupaten Yalimo pada Minggu (09\/02\/2025). Kehadiran tim ini tidak hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda Papua, yang menjadi tonggak harapan bagi kemajuan daerah tersebut. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":85654,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9344],"tags":[],"class_list":["post-85653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-papua-pegunungan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85653"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85657,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85653\/revisions\/85657"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}