{"id":8588,"date":"2015-06-04T06:50:44","date_gmt":"2015-06-03T22:50:44","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=8588"},"modified":"2015-06-04T06:50:44","modified_gmt":"2015-06-03T22:50:44","slug":"habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/","title":{"rendered":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/waria-tewas.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-8590\" src=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/waria-tewas.jpg\" alt=\"waria tewas\" width=\"554\" height=\"277\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BARITO KUALA<\/strong> &#8211; Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur selama beberapa pekan. Ia ditangkap pada Senin (1\/6) sekitar pukul 04.00 Wita dan sejumlah barang dari dia, yakni satu kalung emas, dua cincin, dan motor Yamaha Xeon disita polisi untuk jadi barang bukti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepada polisi, remaja yang sehari-harinya bekerja serabutan ini mengaku membunuh pasangan sejenisnya karena merasa dibohongi. Padahal rencananya setelah menemani dan berhubungan akan diberi uang, seperti yang sudah dijanjikan korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetelah saya tagih-tagih sampai pagi hari, dia (Yusi) tak kunjung memberi duit Rp 200 ribu yang sudah dijanjikan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal uang tersebut sangat diperlukannya untuk pulang kampung menemui salah satu keluarganya yang akan melangsungkan pernikahan. \u201cKarena didustai, Yusi kemudian saya tusuk pakai pisau dapur di bagian dada sebelah kiri satu kali,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lutfi usai menghabisi membawa barang berharga dan sepeda motor milik korban untuk bersembunyi di rumah kakak iparnya di Rantau. Sedangkan pisau yang digunakan untuk menghabisi korban dibuang di tengah perjalanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal( Reskrim) Polres Batola AKP Budi Prasetyo mengatakan motif dari pembunuhan yang dilakukan Lutfi karena sakit hati kepada korban karena sudah dibohongi dan tidak dikasih uang. \u201cTersangka kami jerat dengan pasal 338 jo 365 dengan ancaman 15 tahun penjara,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Rabu sore (5\/4) lalu, warga di Desa Tabunganen Kecil, Kecamatan Tabunganen, Batola, dibuat geger dengan penemuan mayat waria bernama Yusi di rumah sewaannya. Penemuan jasad waria pemilik salon dari pasar ke pasar ini berawal dari kecurigaan salah satu tetangga yang tidak melihat korban di pasar setempat. Padahal biasanya ia selalu ada di pasar setiap sore hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetangga ini lalu melihat rumahnya. Ia curiga karena ada bercak darah dan pintu rumah tidak terkunci. Segera ia melapor ke ketua RT dan diteruskan ke Polsek Tabunganen. Polisi dan warga kemudian masuk kerumah korban dan setelah dicari, Yosi ditemukan sudah dalam keadaan membusuk di dalam kamarnya dengan ada bekas luka di bagian dada sebelah kiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ditemukan, polisi sudah menduga bahwa Yosi tewas karena dibunuh. Kondisi mayatnya belum membusuk dan berdasarkan visum di rumah sakit, korban diperkirakan tewas pada hari Selasa (5\/5). [] KKP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BARITO KUALA &#8211; Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8590,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2296,19,2276],"tags":[],"class_list":["post-8588","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-06-03T22:50:44+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-06-03T22:50:44+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#blogposting\",\"name\":\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo\",\"headline\":\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":8590},\"datePublished\":\"2015-06-04T06:50:44+08:00\",\"dateModified\":\"2015-06-04T06:50:44+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Barito Kuala, Hotnews, Kalimantan Selatan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Selatan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Barito Kuala\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Barito Kuala\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#listItem\",\"name\":\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Barito Kuala\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/\",\"name\":\"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo\",\"description\":\"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":8590,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2015-06-04T06:50:44+08:00\",\"dateModified\":\"2015-06-04T06:50:44+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo","description":"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#blogposting","name":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo","headline":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":8590},"datePublished":"2015-06-04T06:50:44+08:00","dateModified":"2015-06-04T06:50:44+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#webpage"},"articleSection":"Barito Kuala, Hotnews, Kalimantan Selatan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Selatan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Barito Kuala"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","position":3,"name":"Barito Kuala","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#listItem","name":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#listItem","position":4,"name":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Barito Kuala"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/","name":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo","description":"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":8590,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/#mainImage"},"datePublished":"2015-06-04T06:50:44+08:00","dateModified":"2015-06-04T06:50:44+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo","og:description":"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2015-06-03T22:50:44+00:00","article:modified_time":"2015-06-03T22:50:44+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai - Berita Borneo","twitter:description":"BARITO KUALA - Seorang waria pemilik salon Yosi, bernama Yusi (50) dibantai karena dituduh tak mau bayar uang kencan seperti yang dijanjikan. Tersangka pembunuhnya adalah Ahmad Lutfi (18), warga Jalan Batu Tangga, Birayang, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Ahmad Lutfi mengakui perbuatannya di hadapan para penyidik Polres Barito Kuala (Batola) yang berhasil meringkusnya setelah kabur","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"8588","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-29 00:27:40","updated":"2025-06-04 07:30:35","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/\" title=\"Kalimantan Selatan\">Kalimantan Selatan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\/\" title=\"Barito Kuala\">Barito Kuala<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tHabis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Selatan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/"},{"label":"Barito Kuala","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan\/"},{"label":"Habis Kencan Tak Mau Bayar, Waria Dibantai","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/habis-kencan-tak-mau-bayar-waria-dibantai\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8588"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8588\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}