{"id":86682,"date":"2025-02-22T15:28:58","date_gmt":"2025-02-22T07:28:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=86682"},"modified":"2025-02-22T15:28:58","modified_gmt":"2025-02-22T07:28:58","slug":"propam-polda-jateng-periksa-4-anggota-terkait-klarifikasi-kasus-sukatani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/propam-polda-jateng-periksa-4-anggota-terkait-klarifikasi-kasus-sukatani\/","title":{"rendered":"Propam Polda Jateng Periksa 4 Anggota Terkait Klarifikasi Kasus Sukatani"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAKARTA<\/b> &#8211; Biro Pengamanan Internal Divpropam Polri mengungkapkan bahwa empat anggota Subdit I Ditreskrimum Polda Jawa Tengah telah diperiksa terkait dugaan intimidasi terhadap personel Band Sukatani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Intimidasi tersebut terjadi setelah band yang sedang populer dengan lagu berjudul &#8220;Bayar Bayar Bayar&#8221; menjadi viral di media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut unggahan resmi di akun Twitter X, Divpropam Polri menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap keempat personel tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Polri untuk tidak menutup diri dari kritik dan masukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemeriksaan ini juga melibatkan Subbidpaminal Bidpropam Polda Jateng, serta di-backup oleh Biropaminal Divpropam Polri,&#8221; tulis mereka dalam akun tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polri melalui Propam juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan terhadap personel Band Sukatani yang terlibat dalam kontroversi ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pernyataan yang disampaikan lebih lanjut, Polri menegaskan bahwa mereka akan menjaga kebebasan berekspresi bagi masyarakat, termasuk para musisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami juga memastikan bahwa perlindungan dan keamanan bagi dua personel Band Sukatani akan tetap terjaga. Kami terus berkomitmen untuk menjaga ruang kebebasan berekspresi,&#8221; kata Propam Polri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, dua anggota Band Sukatani, Syifa Al Lufti yang dikenal dengan nama Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel, membuat permintaan maaf terbuka di media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permintaan maaf itu terkait dengan lagu mereka yang berjudul &#8220;Bayar Bayar Bayar&#8221;, yang dianggap mengandung lirik yang menyebutkan tentang &#8220;bayar polisi&#8221; untuk urusan tertentu. Lagu tersebut menjadi viral setelah banyak diperbincangkan di berbagai platform media sosial, sehingga memicu perhatian publik dan pihak kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul &#8216;Bayar Bayar Bayar&#8217; yang liriknya mengandung kata-kata &#8216;bayar polisi&#8217; yang viral di beberapa media sosial,&#8221; ungkap Alectroguy melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (20\/02\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait masalah ini, Polda Jawa Tengah sebelumnya telah melakukan klarifikasi terhadap Band Sukatani, namun mereka membantah telah melakukan intervensi yang memaksa band tersebut untuk membuat video permintaan maaf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alectroguy, selaku pencipta lagu tersebut, menjelaskan bahwa lagu itu diciptakan sebagai bentuk kritik terhadap oknum-oknum kepolisian yang melanggar aturan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Lagu ini dibuat untuk mengkritik oknum-oknum kepolisian yang tidak mengikuti peraturan yang ada,&#8221; ujar Alectroguy. Ia juga mengungkapkan bahwa lagu tersebut kini telah dihapus dan ditarik dari peredaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat keterkaitan antara kebebasan berekspresi dan tindakan kepolisian dalam menanggapi kritik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak pihak yang berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan cara yang bijaksana, tanpa mengekang kebebasan berpendapat dan berkarya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Biro Pengamanan Internal Divpropam Polri mengungkapkan bahwa empat anggota Subdit I Ditreskrimum Polda Jawa Tengah telah diperiksa terkait dugaan intimidasi terhadap personel Band Sukatani. Intimidasi tersebut terjadi setelah band yang sedang populer dengan lagu berjudul &#8220;Bayar Bayar Bayar&#8221; menjadi viral di media sosial. Menurut unggahan resmi di akun Twitter X, Divpropam Polri menjelaskan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":86683,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,19,35],"tags":[],"class_list":["post-86682","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-hotnews","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86682"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86682\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86684,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86682\/revisions\/86684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}