{"id":8740,"date":"2015-06-05T02:35:07","date_gmt":"2015-06-04T18:35:07","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=8740"},"modified":"2015-06-05T02:35:07","modified_gmt":"2015-06-04T18:35:07","slug":"edy-hardoyo-terancam-dicopot-dari-posisi-kalapas-balikpapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/edy-hardoyo-terancam-dicopot-dari-posisi-kalapas-balikpapan\/","title":{"rendered":"Edy Hardoyo Terancam Dicopot Dari Posisi Kalapas Balikpapan"},"content":{"rendered":"<div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lapas-Klas-IIA-Balikpapan.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8741\" src=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lapas-Klas-IIA-Balikpapan.jpg\" alt=\"Lapas Klas IIA Balikpapan\" width=\"599\" height=\"337\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> \u2013 Edy Hardoyo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Balikpapan terancam dimutasi pasca peristiwa kaburnya tahanan dalam enam bulan terakhir dari Lapas yang ia pembinaannya ia komandoi. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Djoko Setiyono kepada wartawan, belum lama ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cSebenarnya usulan penyegaran ini sudah kami lakukan sejak awal Januari 2015 lalu, kewenangan dari pusat. Kalau tindakan administratif sudah dilaksanakan juga. Mekanisme itu sudah kami jalankan,\u201d tuturnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMenurutnya, kelalaian hingga menimbulkan tahanan kabur tersebut jelas mengurangi prestasi kinerja kepala lapas yang menjabat saat ini. Sehingga patut diperhitungkan lagi, kelayakan kompetensi yang dimiliki pemimpin lapas saat ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n\u201cJelas harus diuji kembali kompetensi yang dimiliki, layak atau tidak? Sanksi yang diterima bisa macam-macam. Bisa turun jabatan, dilepas, dan lain-lain,\u201d imbuhnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nUntuk diketahui, sedikitnya terdapat tiga napi dari dua kejadian yang berhasil kabur dari Lapas Klas IIA Balikpapan. Sebelumnya dua napi Amiruddin alias Amir Aco dan Rustam Effendi (almarhum) kabur menjebol plafon kamar isolasi dan melompat tembok lapas. Sedangkan yang terbaru, Johari alias Bety (36), dia bisa kabur dengan mudah saat berada di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan setelah menjalani operasi pemotongan usus dengan kondisi kesehatan yang belum pulih.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari kedua kejadian tahanan kabur tersebut, kata Djoko, murni karena kelalaian dan kurang kehati-hatian dari petugas. Baik kejadian yang lama (Aco dan almarhum Rustam Effendi) maupun kejadian yang terbaru.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cKasus lama belum ada indikasi keterlibatan orang dalam. Tapi yang baru ini ada dugaan keterlibatan orangtua si Bety. Saat ini masih proses penyelidikan,\u201d ujarnya. \u201cJika benar terlibat bisa dikenakan pasal 55 KUHP. Ancaman hukuman akan lebih berat, jika orang dalam juga ikut terlibat,\u201d pungkasnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Secara terpisah Kepala Lapas Klas II A Balikpapan, Edy Hardoyo saat dikonfirmasi mengatakan, proses pencarian Bety masih terus dilakukan. Edy juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait di seluruh Kaltim. \u201cMasih belum ditemukan, kami masih berupaya mencari,\u201d tuturnya. \u201cKemungkinan dia (Bety) masih berada di Balikpapan,\u201d imbuhnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSementara orangtua Bety, lanjut Edy, saat ini sudah dilepaskan lantaran belum ada bukti kuat jika keduanya terlibat memfasilitasi pembebasan Bety. \u201cOrangtua Bety sudah dilepas karena tidak ada bukti kuat. Kami enggak punya kewenangan dan enggak bisa menuntut juga. Akhirnya dilepaskan,\u201d ujarnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nDisinggung terkait usulan Kepala Kakanwil Kemenkumham Kaltim Djoko Setiyono untuk melakukan penyegaran atau pergantian pada tubuh lapas, Edy siap menjalankan sanksi yang diberikan. \u201cItu sudah kewenangan beliau, saya Istilahnya kan hanya bawahan. Jadi menurut saja apa yang dikatakan atasan. Saya prajurit siap, jika akan diberikan sanksi karena dianggap teledor,\u201d ujarnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nIa juga mengakui dari kejadian yang sudah terjadi, murni kelalaian dari anggotanya. \u201cSaya dikabari hari Minggu sore jika napi yang di RSKD kabur. Otomatis saya langsung pulang ke Balikpapan (dari Jakarta sedang ujian),\u201d katanya. \u201cYang jelas ke depan kami akan memperbaiki diri supaya kejadian serupa tidak terulang lagi dan bisa melaksanakan tugas dengan baik,\u201d pungkasnya. [] KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Edy Hardoyo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Balikpapan terancam dimutasi pasca peristiwa kaburnya tahanan dalam enam bulan terakhir dari Lapas yang ia pembinaannya ia komandoi. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Djoko Setiyono kepada wartawan, belum lama ini. \u201cSebenarnya usulan penyegaran ini sudah kami &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8741,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[1174,1175,1176],"class_list":["post-8740","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-lapas-balikpapan","tag-lapas-klas-ii-a-balikpapan","tag-napi-kabur"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8740","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8740"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8740\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8740"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8740"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8740"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}