{"id":87936,"date":"2025-03-03T19:18:49","date_gmt":"2025-03-03T11:18:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=87936"},"modified":"2025-03-06T16:17:22","modified_gmt":"2025-03-06T08:17:22","slug":"prosesi-tepung-tawar-sambut-rudy-seno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/prosesi-tepung-tawar-sambut-rudy-seno\/","title":{"rendered":"Prosesi Tepung Tawar Sambut Rudy-Seno"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas\u2019ud dan Wakil Gubernur Seno Aji menjalani prosesi tepung tawar sebagai bagian dari penyambutan hari pertama mereka bekerja di kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Senin (03\/03\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tepung tawar, sebuah ritual adat dari Kesultanan Kutai Kartanegara (Kukar), digelar untuk memberikan ucapan selamat datang dengan harapan agar pemimpin baru ini mendapatkan berkah dan perlindungan dalam menjalankan tugasnya di Benua Etam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prosesi sakral tersebut dipimpin oleh sesepuh Kesultanan Kukar, H Adji Pangeran Haryo Kusuma Poeger. Tepung tawar yang terbuat dari bedak kuning dicampur dengan sedikit air ini diberikan pada punggung, telapak tangan kanan dan kiri, kepala, serta pundak kiri-kanan dan kedua kaki Gubernur Rudy Mas\u2019ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Setelah itu, keduanya diminta untuk menarik Ketikai Lepas yang terbuat dari janur kuning, sebuah simbol bahwa mereka telah berhasil mencapai posisi tersebut dan untuk menghilangkan segala bala. Sebagai akhir dari prosesi, beras kuning ditaburkan sebagai bentuk harapan bagi kelancaran tugas mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah prosesi tepung tawar, Gubernur Rudy Mas\u2019ud dan Wakil Gubernur Seno Aji menuju kantor Gubernur Kaltim, di mana mereka disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, para asisten, kepala biro, serta seluruh kepala perangkat daerah Pemprov Kaltim. Keduanya kemudian menuju Ruang Serba Guna Ruhui Rahayu untuk menghadiri rapat pimpinan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum memasuki ruang rapat, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim bersama Sekda dan H Adji Pangeran Haryo Kusuma Poeger menyaksikan Tari Topeng Wirun yang dipersembahkan oleh Yayasan Sangkoh Paitu dari Kesultanan Kukar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kaltim (Adpim) Syarifah Alawiyah menjelaskan bahwa prosesi tepung tawar ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai penyambutan pemimpin baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cProsesi ini dilakukan sesuai dengan tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara sebagai bentuk restu dan doa agar kepemimpinan Gubernur Rudy Mas&#8217;ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dapat berjalan lancar, penuh berkah, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kaltim,\u201d ujarnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas\u2019ud dan Wakil Gubernur Seno Aji menjalani prosesi tepung tawar sebagai bagian dari penyambutan hari pertama mereka bekerja di kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Senin (03\/03\/2025). Tepung tawar, sebuah ritual adat dari Kesultanan Kutai Kartanegara (Kukar), digelar untuk memberikan ucapan selamat datang dengan harapan agar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":88474,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-87936","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87936"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88063,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87936\/revisions\/88063"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}