{"id":88679,"date":"2025-03-07T19:41:31","date_gmt":"2025-03-07T11:41:31","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=88679"},"modified":"2025-03-08T12:48:01","modified_gmt":"2025-03-08T04:48:01","slug":"gubernur-kaltim-dorong-akselerasi-pembangunan-untuk-ciptakan-kaltim-emas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gubernur-kaltim-dorong-akselerasi-pembangunan-untuk-ciptakan-kaltim-emas\/","title":{"rendered":"Gubernur Kaltim Dorong Akselerasi Pembangunan untuk Ciptakan Kaltim Emas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 Penjabat (PJ) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik secara resmi berpindah jabatan kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas&#8217;ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam acara pisah sambut yang berlangsung di Gedung Odah Etam, kompleks kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Jumat (07\/03\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas&#8217;ud menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan Kaltim guna mewujudkan visi masa depan emas. Ia juga memberikan apresiasi kepada Akmal Malik yang telah menjabat sebagai PJ Gubernur selama lebih dari satu tahun dan berhasil mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan di provinsi ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAkmal Malik telah memberikan contoh yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan serta mengarahkan pembangunan Kaltim ke arah yang lebih maju,\u201d kata Rudy Mas\u2019ud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rudy menekankan bahwa Kaltim tidak lagi bisa diperlambat sebagai wilayah yang terlibat dalam proyek strategis nasional untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menyebutkan bahwa Kaltim harus bergerak lebih cepat agar sejajar dengan Jakarta serta ibu kota negara-negara tetangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKaltim harus bergerak cepat dan melakukan terobosan inovatif. Jika hanya mengikuti cara standar, hasilnya akan jauh dari yang diharapkan,\u201d ujar Rudy, mantan anggota legislatif ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun Kaltim kaya akan sumber daya alam, Rudy mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi ini masih berada di peringkat keempat nasional. Namun, penemuan cadangan gas baru sebesar 5,5 triliun kubik diperkirakan akan menghidupkan kembali sektor energi di Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKaltim memiliki potensi besar untuk mempercepat perekonomian dengan penemuan gas ini. Kita harus memanfaatkannya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,\u201d lanjut Rudy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rudy menambahkan bahwa pembangunan Kaltim harus didorong dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan konsep ekonomi hijau serta biru, bukan hanya mengandalkan sumber daya alam saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami ingin membangun Kaltim tidak hanya dari segi SDA, tetapi juga dengan SDM berkualitas dan ekonomi yang berkelanjutan,\u201d jelas Rudy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengakhiri sambutannya, Rudy menekankan pentingnya akselerasi yang cepat, didukung dengan penguatan mesin pembangunan untuk mencapai Kaltim emas dan Indonesia emas pada 2045 mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKompetisi harus diramu agar bisa bersinergi membangun Kaltim yang lebih maju dan berkontribusi untuk Indonesia Emas pada 2045,\u201d tutup Rudy. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah Juniar Prawita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Penjabat (PJ) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik secara resmi berpindah jabatan kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas&#8217;ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam acara pisah sambut yang berlangsung di Gedung Odah Etam, kompleks kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Jumat (07\/03\/2025). Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas&#8217;ud menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":88774,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[],"class_list":["post-88679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88679"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88679\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88775,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88679\/revisions\/88775"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88774"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}