{"id":89590,"date":"2025-03-12T22:33:23","date_gmt":"2025-03-12T14:33:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=89590"},"modified":"2025-08-23T09:36:38","modified_gmt":"2025-08-23T01:36:38","slug":"dinsos-kukar-dorong-sinergi-opd-untuk-peningkatan-layanan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dinsos-kukar-dorong-sinergi-opd-untuk-peningkatan-layanan-sosial\/","title":{"rendered":"Dinsos Kukar Dorong Sinergi OPD untuk Peningkatan Layanan Sosial"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan pentingnya kerja sama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan layanan sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas dan anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini disampaikan dalam Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar di Ruang Rapat Lantai 1 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, pada Rabu (12\/03\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kukar, Yuliandris, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi kesempatan strategis untuk menyelaraskan program-program OPD guna memastikan layanan sosial berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Melalui forum ini, kami berharap masukan dari peserta dapat disampaikan kepada OPD terkait, agar program yang dijalankan lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan,&#8221; ungkap Yuliandris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu, Yuliandris juga menyoroti kurangnya fasilitas ramah disabilitas di beberapa tempat umum baru di Tenggarong, seperti Taman Pintar, Taman Eks Tanjung, dan Titik Nol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat ini, akses bagi penyandang disabilitas masih sangat terbatas. Padahal, ruang terbuka ini seharusnya bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuliandris juga mengingatkan perlunya peran lebih aktif OPD lain untuk memastikan fasilitas umum yang ada benar-benar ramah bagi semua kelompok masyarakat, terutama yang rentan. Selain itu, ia menyoroti keterbatasan layanan terapi untuk anak-anak dengan down syndrome. Layanan tersebut saat ini hanya tersedia di luar wilayah Kukar, sehingga banyak orang tua yang kesulitan mengaksesnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini menjadi perhatian penting bagi Dinas Kesehatan agar dapat memperluas akses tenaga terapi, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinsos dan Dinas Kesehatan dalam pendataan penyandang disabilitas, agar program bantuan bisa lebih tepat sasaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami berharap Dinas Kesehatan dapat memastikan data penyandang disabilitas terintegrasi dengan Dinsos, sehingga program sosial yang kami rancang bisa lebih akurat dalam menjangkau mereka yang membutuhkan,&#8221; tegas Yuliandris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui forum lintas OPD tersebut, Dinsos Kukar berharap berbagai persoalan sosial dapat ditangani lebih optimal, agar layanan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat lebih merata di seluruh wilayah Kukar. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Nistia Endah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan pentingnya kerja sama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan layanan sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas dan anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini disampaikan dalam Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar di Ruang Rapat Lantai 1 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, pada Rabu (12\/03\/2025). &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":89592,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868],"tags":[7160,560,561],"class_list":["post-89590","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","tag-dinsos-kukar","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89590","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89590"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89590\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131047,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89590\/revisions\/131047"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}