{"id":89861,"date":"2025-03-15T13:12:20","date_gmt":"2025-03-15T05:12:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=89861"},"modified":"2025-03-15T13:12:20","modified_gmt":"2025-03-15T05:12:20","slug":"gaji-guru-honorer-tertunda-dprd-berau-tegur-disdik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gaji-guru-honorer-tertunda-dprd-berau-tegur-disdik\/","title":{"rendered":"Gaji Guru Honorer Tertunda, DPRD Berau Tegur Disdik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU<\/strong> \u2013 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Sri Kumalasari, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) segera membayarkan gaji guru honorer yang tertunda. Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji ini sangat berdampak pada kebutuhan hidup para guru dan tenaga honorer lainnya, terutama di bulan Ramadan, ketika pengeluaran mereka cenderung meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sri Kumalasari yang merupakan anggota Komisi II DPRD Berau menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti masalah ini. \u201cKeterlambatan ini sangat dirasakan, terutama di bulan Ramadan. Para guru honorer tentunya membutuhkan pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,\u201d ujar Sri Kumalasari, Jumat (14\/03\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politisi dari Partai Golkar ini juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan para tenaga pendidik. Ia menambahkan bahwa anggaran yang telah dialokasikan untuk pembayaran gaji guru honorer seharusnya segera dicairkan tanpa penundaan lebih lanjut. \u201cPemerintah daerah harus transparan mengenai masalah ini dan segera menjelaskan jika ada kendala dalam pencairan anggaran,\u201d tambah Sri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Sri menyatakan bahwa dunia pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran daerah. Menurutnya, pendidikan merupakan sektor yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kemajuan daerah, sehingga tidak seharusnya ada keterlambatan dalam pembayarannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterlambatan gaji ini tidak hanya berimbas pada kebutuhan hidup sehari-hari para guru, tetapi juga dapat mempengaruhi semangat dan kinerja mereka dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. \u201cKami di DPRD akan terus mengawal persoalan ini agar tidak berlarut-larut,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan adanya dukungan dari DPRD, diharapkan Disdik Berau dapat segera menyelesaikan masalah ini sehingga para guru honorer bisa menerima hak mereka tepat waktu. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2013 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Sri Kumalasari, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) segera membayarkan gaji guru honorer yang tertunda. Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji ini sangat berdampak pada kebutuhan hidup para guru dan tenaga honorer lainnya, terutama di bulan Ramadan, ketika pengeluaran mereka cenderung meningkat. Sri Kumalasari yang merupakan anggota Komisi II DPRD &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":89862,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,26],"tags":[],"class_list":["post-89861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89861"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89863,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89861\/revisions\/89863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}