{"id":90676,"date":"2025-03-19T15:26:18","date_gmt":"2025-03-19T07:26:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=90676"},"modified":"2025-03-19T15:26:18","modified_gmt":"2025-03-19T07:26:18","slug":"554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/","title":{"rendered":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan mereka di markas sindikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Budi Gunawan menjelaskan, selama berada di tempat tersebut, korban dipaksa bekerja tanpa kebebasan dan tanpa dapat berkomunikasi dengan dunia luar, termasuk dengan keluarga mereka. &#8220;Paspor mereka juga diambil, mereka dilarang berkomunikasi ke luar dengan keluarganya,&#8221; ujarnya. Kondisi ini menandakan adanya penyanderaan yang dilakukan oleh sindikat online scamming dalam skala besar, menurutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa para korban, yang mayoritas adalah pekerja migran Indonesia (PMI), mengalami kekerasan fisik, seperti pemukulan dan penyetruman. Bahkan, mereka diancam akan kehilangan organ tubuh jika tidak memenuhi target yang telah ditetapkan oleh sindikat tersebut. &#8220;Mereka telah mengalami berbagai tekanan, kekerasan fisik, dan diancam akan diambil organ tubuhnya jika target yang ditetapkan para bandar ini tidak bisa dipenuhi,&#8221; tambah Budi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemulangan para korban dilakukan melalui operasi terpadu lintas negara yang melibatkan Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, Polri, serta otoritas Thailand dan China. Pada 18 dan 19 Maret 2025, korban dipulangkan dalam tiga gelombang penerbangan dari Bandara Internasional Don Mueang, Bangkok, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Gelombang pertama tiba membawa 200 orang WNI, dan gelombang kedua dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB dengan membawa 200 korban lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setibanya di Indonesia, para korban akan ditampung sementara di Wisma Haji, Pondok Gede, untuk menjalani pemulihan fisik dan mental, serta proses asesmen oleh pemerintah. Upaya pemulihan ini bertujuan untuk memastikan para korban mendapatkan perhatian yang layak setelah mengalami trauma berat akibat perlakuan tidak manusiawi yang mereka terima. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":90678,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,19,35],"tags":[],"class_list":["post-90676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-hotnews","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-19T07:26:18+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-19T07:26:18+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#blogposting\",\"name\":\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo\",\"headline\":\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/uysg.jpg\",\"width\":750,\"height\":500},\"datePublished\":\"2025-03-19T15:26:18+08:00\",\"dateModified\":\"2025-03-19T15:26:18+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Hotnews, Nasional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/#listItem\",\"name\":\"Headlines\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Headlines\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#listItem\",\"name\":\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/#listItem\",\"name\":\"Headlines\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/\",\"name\":\"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo\",\"description\":\"JAKARTA \\u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\\\/03\\\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/uysg.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#mainImage\",\"width\":750,\"height\":500},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-03-19T15:26:18+08:00\",\"dateModified\":\"2025-03-19T15:26:18+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo","description":"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#blogposting","name":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo","headline":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/uysg.jpg","width":750,"height":500},"datePublished":"2025-03-19T15:26:18+08:00","dateModified":"2025-03-19T15:26:18+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Hotnews, Nasional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/#listItem","name":"Headlines"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/#listItem","position":2,"name":"Headlines","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#listItem","name":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#listItem","position":3,"name":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/#listItem","name":"Headlines"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/","name":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo","description":"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/uysg.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#mainImage","width":750,"height":500},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/#mainImage"},"datePublished":"2025-03-19T15:26:18+08:00","dateModified":"2025-03-19T15:26:18+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo","og:description":"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-03-19T07:26:18+00:00","article:modified_time":"2025-03-19T07:26:18+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar - Berita Borneo","twitter:description":"JAKARTA \u2013 Sebanyak 554 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjerat dalam sindikat penipuan daring atau online scamming di Myawaddy, Myanmar. Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam konferensi pers pada Selasa (18\/03\/2025) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa para korban diperlakukan secara tidak manusiawi selama penyekapan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"90676","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-03-19 07:26:27","updated":"2025-06-06 19:48:36","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/\" title=\"Headlines\">Headlines<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Headlines","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/"},{"label":"554 WNI Jadi Korban TPPO Online Scam di Myanmar","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/554-wni-jadi-korban-tppo-online-scam-di-myanmar\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90676"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90680,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90676\/revisions\/90680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}