{"id":90833,"date":"2025-03-20T09:53:12","date_gmt":"2025-03-20T01:53:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=90833"},"modified":"2025-03-20T09:53:12","modified_gmt":"2025-03-20T01:53:12","slug":"diskoperindag-berau-hadapi-kendala-dalam-pengawasan-rat-koperasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/diskoperindag-berau-hadapi-kendala-dalam-pengawasan-rat-koperasi\/","title":{"rendered":"Diskoperindag Berau Hadapi Kendala dalam Pengawasan RAT Koperasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-pm-slice=\"1 1 []\"><strong>BERAU<\/strong> \u2013 Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menyatakan bahwa pihaknya masih menghadapi kendala dalam menindaklanjuti koperasi yang belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam melakukan pemantauan langsung di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDi Berau, ada sekitar 500 koperasi yang terdata dalam Online Data System (ODS), tetapi yang aktif hanya sekitar 300 koperasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, keterbatasan anggaran dan minimnya tenaga pengawas fungsional juga menjadi tantangan besar dalam pengawasan koperasi. Saat ini, pihaknya hanya memiliki satu tenaga pengawas fungsional, sehingga pemantauan terhadap koperasi yang belum melaksanakan RAT menjadi sulit dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cButuh anggaran besar untuk menindaklanjuti koperasi yang tidak melaksanakan RAT dan melakukan pemantauan ke lapangan. Sementara tenaga pengawas di jabatan fungsional hanya satu orang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Eva mengimbau agar setiap koperasi lebih terbuka dalam melaporkan berbagai permasalahan internal yang dihadapi. Pihaknya juga meminta pengurus dan anggota koperasi untuk berkomunikasi secara aktif jika menemui kendala dalam operasional koperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDalam setiap kesempatan, kami selalu mengingatkan pengurus dan anggota koperasi untuk segera melapor jika ada masalah, baik melalui surat, telepon, maupun WhatsApp,\u201d bebernya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, laporan dari internal koperasi sangat penting agar pihaknya dapat mengambil kebijakan yang lebih terukur dan terarah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena keterbatasan SDM, kami harus memilah mana yang perlu ditindaklanjuti. Jika ada pelanggaran, baik di internal koperasi maupun dengan perusahaan, kami akan menindaklanjutinya,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami pun mewajibkan setiap koperasi untuk menggelar RAT. Sebab, hingga saat ini masih ada saja koperasi yang tidak menjalankan kewajiban itu,\u201d pungkasnya.[]\n<p>Redaksi10<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2013 Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menyatakan bahwa pihaknya masih menghadapi kendala dalam menindaklanjuti koperasi yang belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam melakukan pemantauan langsung di lapangan. \u201cDi Berau, ada sekitar 500 koperasi yang terdata dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":90834,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,26],"tags":[],"class_list":["post-90833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90835,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90833\/revisions\/90835"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}