{"id":9091,"date":"2015-06-09T21:35:00","date_gmt":"2015-06-09T13:35:00","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=9091"},"modified":"2015-06-09T21:35:00","modified_gmt":"2015-06-09T13:35:00","slug":"ini-akibatnya-kalau-tiap-hari-makan-tahu-sereemmm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ini-akibatnya-kalau-tiap-hari-makan-tahu-sereemmm\/","title":{"rendered":"Ini Akibatnya Kalau Tiap Hari Makan Tahu &#8230; Sereemmm..!!"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_9092\" aria-describedby=\"caption-attachment-9092\" style=\"width: 352px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/318193_420-batu-ginjal-dikeluarkan-dari-dalam-ginjal-seorang-pria-_663_382.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"  wp-image-9092\" src=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/318193_420-batu-ginjal-dikeluarkan-dari-dalam-ginjal-seorang-pria-_663_382-300x173.jpg\" alt=\"318193_420-batu-ginjal-dikeluarkan-dari-dalam-ginjal-seorang-pria-_663_382\" width=\"352\" height=\"203\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-9092\" class=\"wp-caption-text\">420 batu ginjal dikeluarkan dari dalam ginjal seorang pria. (Shanghaiist)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para dokter di Rumah Sakit Dongyang, Provinsi Zhejiang, China, mengeluarkan total 420 batu ginjal dari ginjal kiri seorang pria berusia 55 tahun, yang sangat gemar memakan tahu, pada Jumat, 5 Juni lalu.<\/p>\n<p>Dilansir dari laman <em>Shanghaiist<\/em>, Selasa, 9 Juni 2015, pasien yang hanya disebut bernama He, memeriksakan diri ke dokter, Mei lalu, dengan keluhan sakit perut yang terus-menerus.<\/p>\n<p>Dokter dan pasien sama terkejutnya, setelah hasil CT scan mengungkap bahwa ginjal kirinya, penuh dengan batu kecil. &#8220;Saya tidak pernah melihat batu ginjal sebanyak ini,&#8221; kata seorang dokter.<\/p>\n<p>Pasien itu sebenarnya pernah menjalani operasi 20 tahun lalu, di mana 10 batu ginjal dikeluarkan dari ginjal kirinya, melalui prosedur medis untuk menghancurkan batu ginjal.<\/p>\n<p>Kali ini, dokter harus menggunakan tang penjepit, untuk mengeluarkan batu satu persatu. &#8220;Operasi membutuhkan waktu hampir dua jam,&#8221; kata salah satu dokter, yang mengoperasi He.<\/p>\n<p>Penyebab banyaknya batu dalam ginjal pria itu, diyakini karena pola makannya. Pria itu mengaku setiap hari memakan tahu, yang ternyata mengandung gypsum dengan kandungan kalsium sulfat tinggi.<\/p>\n<p>Seorang dokter bernama Wei Yubin, mengatakan produk kedelai seperti tahu, mengandung kalsium sangat tinggi. Diperburuk lagi dengan adanya kandungan gypsum dalam tahu.<\/p>\n<p>Pria 55 tahun itu pulang membawa 420 butir batu ginjalnya dalam kantung plastik, yang ditujukan untuk menjadi pengingat baginya, agar berhenti memakan tahu.[]VV<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Para dokter di Rumah Sakit Dongyang, Provinsi Zhejiang, China, mengeluarkan total 420 batu ginjal dari ginjal kiri seorang pria berusia 55 tahun, yang sangat gemar memakan tahu, pada Jumat, 5 Juni lalu. Dilansir dari laman Shanghaiist, Selasa, 9 Juni 2015, pasien yang hanya disebut bernama He, memeriksakan diri ke dokter, Mei lalu, dengan keluhan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9092,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2254],"tags":[3765,3766],"class_list":["post-9091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-internasional","tag-batu-ginjal","tag-makan-tahu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9091"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9091\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}