{"id":91812,"date":"2025-03-24T15:32:08","date_gmt":"2025-03-24T07:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=91812"},"modified":"2025-03-24T15:32:08","modified_gmt":"2025-03-24T07:32:08","slug":"warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/","title":{"rendered":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong> &#8211; Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyatakan keprihatinannya atas banyaknya warga Kalbar yang menjadi korban TPPO di Myanmar. Ia mengingatkan agar warga Kalbar lebih berhati-hati dalam mencari pekerjaan di luar negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengingatkan warga untuk berhati-hati dalam mencari pekerjaan di luar negeri. Ini bukan pertama kalinya kejadian serupa terjadi,\u201d ujar Zulfydar pada Sabtu (22\/03\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zulfydar juga menegaskan bahwa kasus ini mengingatkan kembali pada kejadian sebelumnya, seperti perdagangan organ tubuh manusia yang melibatkan warga Kalbar. Ia menambahkan, kejadian-kejadian seperti ini harus ditangani dengan serius dan meminta agar pihak keamanan bekerjasama dalam menanggulangi masalah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTindakan perdagangan orang dan penjualan manusia tidak bisa ditoleransi. Jika ada dugaan terkait hal ini, segera lakukan pengecekan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Zulfydar menyoroti pentingnya perhatian pemerintah provinsi dalam menciptakan lapangan pekerjaan di Kalbar guna mengurangi kasus TPPO. Ia berharap pemerintah dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi warga Kalbar untuk meminimalisir risiko terjadinya kasus serupa di masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zulfydar juga mengusulkan agar pemerintah memprioritaskan warga Kalbar sebagai tenaga kerja dalam setiap investasi yang masuk ke daerah tersebut. \u201cKami berharap ketika ada investasi yang masuk ke Kalbar, warga Kalbar harus menjadi prioritas,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK &#8211; Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":91813,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[],"class_list":["post-91812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-24T07:32:08+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-24T07:32:08+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#blogposting\",\"name\":\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo\",\"headline\":\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/D3E.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800},\"datePublished\":\"2025-03-24T15:32:08+08:00\",\"dateModified\":\"2025-03-24T15:32:08+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Barat, Pontianak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Barat\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Pontianak\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pontianak\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#listItem\",\"name\":\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Pontianak\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/\",\"name\":\"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo\",\"description\":\"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/D3E.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#mainImage\",\"width\":1200,\"height\":800},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-03-24T15:32:08+08:00\",\"dateModified\":\"2025-03-24T15:32:08+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo","description":"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#blogposting","name":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo","headline":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/D3E.jpg","width":1200,"height":800},"datePublished":"2025-03-24T15:32:08+08:00","dateModified":"2025-03-24T15:32:08+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Barat, Pontianak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Barat","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Pontianak"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":3,"name":"Pontianak","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#listItem","name":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#listItem","position":4,"name":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Pontianak"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/","name":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo","description":"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/D3E.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#mainImage","width":1200,"height":800},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/#mainImage"},"datePublished":"2025-03-24T15:32:08+08:00","dateModified":"2025-03-24T15:32:08+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo","og:description":"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-03-24T07:32:08+00:00","article:modified_time":"2025-03-24T07:32:08+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar - Berita Borneo","twitter:description":"PONTIANAK - Sebanyak 699 Warga Negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), telah dipulangkan dari Myanmar. Dari jumlah tersebut, 28 orang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah Provinsi Kalbar kini tengah berupaya memulangkan mereka dari Jakarta ke Kalbar. Menanggapi kasus ini, Ketua Fraksi DPRD Provinsi Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar,","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"91812","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-03-24 07:32:18","updated":"2025-06-06 20:23:38","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Kalimantan Barat\">Kalimantan Barat<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Pontianak\">Pontianak<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tWarga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Barat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Pontianak","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Warga Kalbar Jadi Korban TPPO di Myanmar","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kalbar-jadi-korban-tppo-di-myanmar\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91812"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91814,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91812\/revisions\/91814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}