{"id":92098,"date":"2025-03-25T13:34:07","date_gmt":"2025-03-25T05:34:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=92098"},"modified":"2025-03-25T13:34:07","modified_gmt":"2025-03-25T05:34:07","slug":"jasad-pria-ditemukan-di-laut-pulau-cempedak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jasad-pria-ditemukan-di-laut-pulau-cempedak\/","title":{"rendered":"Jasad Pria Ditemukan di Laut Pulau Cempedak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KETAPANG<\/strong> &#8211; Seorang pria berinisial YP (33 tahun) asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan mengambang di perairan Laut Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (22\/03\/2025) siang. Penemuan jasad korban ini melibatkan tim gabungan dari Basarnas, Pol Airud, dan Lanal Ketapang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, melalui Kapolsek Kendawangan, IPTU Bagus Tri Baskoro, menyampaikan bahwa tim gabungan berhasil menemukan jasad korban sekitar pukul 12.30 WIB. &#8220;Tim gabungan telah menemukan jasad korban di perairan Laut Pulau Cempedak,&#8221; ujar Bagus Tri Baskoro.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagus menjelaskan bahwa korban adalah anak buah kapal (ABK) dari KM Bintang Jaya Makmur yang terjatuh di perairan Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Ketapang pada Jumat (21\/03\/2025). Tim gabungan segera melakukan pencarian intensif setelah kejadian tersebut. Namun, jasad korban baru ditemukan pada Sabtu siang dengan keadaan meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Pos TNI AL Kendawangan dan kemudian dibawa ke Puskesmas Kendawangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. &#8220;Saat dilakukan pemeriksaan visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, luka, atau memar pada tubuh korban. Hanya ditemukan pengelupasan pada kulit akibat paparan sinar matahari yang terik,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang melakukan aktivitas di laut. &#8220;Kami menghimbau agar warga lebih berhati-hati saat mencari ikan atau melakukan kegiatan di laut. Pastikan menggunakan pelampung saat berada di perahu atau kapal,&#8221; ujar Kapolsek Kendawangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika ada informasi penting yang dapat membantu penanganan kejadian serupa. &#8220;Apabila ada informasi terkait kejadian di laut atau aktivitas mencurigakan, warga dapat menghubungi polisi melalui nomor darurat 110,&#8221; tutup Bagus Tri Baskoro. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KETAPANG &#8211; Seorang pria berinisial YP (33 tahun) asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan mengambang di perairan Laut Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (22\/03\/2025) siang. Penemuan jasad korban ini melibatkan tim gabungan dari Basarnas, Pol Airud, dan Lanal Ketapang. Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, melalui Kapolsek Kendawangan, IPTU Bagus Tri &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":92099,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,30],"tags":[],"class_list":["post-92098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-ketapang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92098"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92100,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92098\/revisions\/92100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}