{"id":92312,"date":"2025-03-26T12:43:47","date_gmt":"2025-03-26T04:43:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=92312"},"modified":"2025-03-26T12:45:20","modified_gmt":"2025-03-26T04:45:20","slug":"sriwijaya-esports-lolos-ke-ffws-sea-2025-spring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sriwijaya-esports-lolos-ke-ffws-sea-2025-spring\/","title":{"rendered":"Sriwijaya Esports Lolos ke FFWS SEA 2025 Spring"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Turnamen Free Fire Indonesia (FFNS) 2025 Spring, yang merupakan ajang tier satu di Indonesia, resmi berakhir dengan kemenangan gemilang diraih oleh Sriwijaya Esports. Tim yang mewakili Sumatra Selatan ini sukses menjadi yang terbaik setelah menguasai jalannya pertandingan pada babak grand final, yang digelar pada Minggu (23\/03\/2025), di Santika Premiere Dyandra Hotel &amp; Convention, Medan, Sumatra Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sriwijaya Esports berhasil mengumpulkan total 132 poin, unggul 13 poin dari Dewa United Apollo yang berada di posisi kedua dengan perolehan 119 poin. Keberhasilan ini membuat mereka menjadi tim kelima yang lolos mewakili Indonesia di ajang FFWS SEA 2025 Spring, yang akan mempertemukan tim-tim terbaik Free Fire se-Asia Tenggara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai tim juara, Sriwijaya Esports tidak hanya meraih tiket menuju kompetisi internasional, tetapi juga memperoleh bagian terbesar dari total hadiah sebesar Rp 850 juta. Garena Indonesia memberikan apresiasi finansial sebesar Rp 250 juta sebagai hadiah utama bagi sang juara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemenangan Sriwijaya Esports tidak lepas dari peran kapten tim, Rizky Sanjaya atau yang lebih dikenal dengan nama Jooeel. Sebagai seorang sniper, Jooeel tampil impresif sepanjang pertandingan, mencetak total 38 eliminasi dan memberikan damage sebesar 26.997. Keberhasilan tim ini pun semakin lengkap dengan penghargaan sebagai pemain terbaik (MVP) dan The Predator di FFNS 2025 Spring yang disematkan kepada Jooeel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keterangannya, Jooeel mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, seluruh pengalaman dan kerja keras tim akhirnya terbayar dengan gelar juara tersebut. \u201cKami persembahkan gelar juara ini untuk keluarga tercinta, teman, dan fans yang selalu mendukung kami,\u201d ujar Jooeel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah klasemen lengkap babak grand final FFNS 2025 Spring:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Sriwijaya Esports \u2013 132 poin<br \/>\n2. Dewa United Apollo \u2013 119 poin<br \/>\n3. Kraken Esports \u2013 107 poin<br \/>\n4. MBR Epsilon \u2013 103 poin<br \/>\n5. Team Vagos \u2013 99 poin<br \/>\n6. Vesakha Esports \u2013 88 poin<br \/>\n7. ZN Pasti Juara \u2013 86 poin<br \/>\n8. From Borneo \u2013 78 poin<br \/>\n9. Kagendra \u2013 75 poin<br \/>\n10. Jiggle \u2013 71 poin<br \/>\n11. Bandit Fams \u2013 54 poin<br \/>\n12. Invictus \u2013 45 poin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberhasilan ini menambah kebanggaan bagi dunia esports Indonesia dan sekaligus menjadi bukti bahwa tim-tim lokal mampu bersaing di kancah internasional. Selain itu, prestasi Sriwijaya Esports menjadi dorongan semangat bagi komunitas Free Fire Indonesia untuk terus berkreasi dan menunjukkan kemampuan mereka di ajang-ajang bergengsi dunia. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Turnamen Free Fire Indonesia (FFNS) 2025 Spring, yang merupakan ajang tier satu di Indonesia, resmi berakhir dengan kemenangan gemilang diraih oleh Sriwijaya Esports. Tim yang mewakili Sumatra Selatan ini sukses menjadi yang terbaik setelah menguasai jalannya pertandingan pada babak grand final, yang digelar pada Minggu (23\/03\/2025), di Santika Premiere Dyandra Hotel &amp; Convention, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":92313,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-92312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92312"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92315,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92312\/revisions\/92315"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}