{"id":93659,"date":"2025-04-09T15:29:35","date_gmt":"2025-04-09T07:29:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=93659"},"modified":"2025-04-09T15:29:35","modified_gmt":"2025-04-09T07:29:35","slug":"waduh-bbm-pertalite-di-spbu-klaten-tercemar-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/waduh-bbm-pertalite-di-spbu-klaten-tercemar-air\/","title":{"rendered":"Waduh, BBM Pertalite di SPBU Klaten Tercemar Air"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWA TENGAH<\/strong> &#8211; Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bahwa BBM jenis Pertalite yang dijual di SPBU Trucuk, Klaten, tercemar air. Video yang diunggah oleh akun Instagram @folkshitt pada Selasa (08\/04\/2025) menunjukkan Pertalite yang masuk ke dalam botol bercampur dengan air. Akibat kejadian ini, beberapa kendaraan yang mengisi BBM di SPBU tersebut mengalami mogok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam unggahannya, pengguna Instagram tersebut menyebutkan, &#8220;Niat isi bensin malah jadi mogok berjamaah! Gegara ngisi Pertalite di POM Merah, isinya nyampur sama air.&#8221; Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan konsumen yang khawatir kualitas BBM yang mereka konsumsi terganggu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi viralnya video tersebut, Taufiq Kurniawan, Area Manager Comm, Rel, &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa pihak Pertamina telah menghentikan sementara penyaluran BBM di SPBU Trucuk untuk dilakukan pembersihan secara menyeluruh. &#8220;Kami sedang melakukan investigasi internal terkait masalah ini, termasuk pemeriksaan terhadap pihak SPBU dan awak mobil tangki yang mengirimkan BBM ke lokasi tersebut,&#8221; ujar Taufiq dalam keterangan resminya pada Selasa (08\/04\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan Polres Klaten untuk memperkuat investigasi ini. &#8220;Jika ditemukan adanya oknum yang terlibat dalam pelanggaran, kami akan memberikan sanksi tegas dan menyerahkan kasusnya kepada kepolisian,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taufiq juga menginformasikan bahwa konsumen yang terpengaruh bisa melakukan pengisian BBM di SPBU Pertamina terdekat, yang berada dalam radius 5-7 kilometer dari SPBU Trucuk. Beberapa SPBU yang disarankan adalah SPBU 4457414 Belangwetan dan SPBU 4457403 di samping Masjid Al Aqsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak Pertamina juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden ini dan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk serta pelayanan kepada konsumen. &#8220;Kami melakukan pengecekan rutin setiap hari di setiap SPBU, dan terakhir pengecekan di SPBU Trucuk dilakukan pada Senin (07\/04\/2025) pukul 08.04 WIB, dengan hasil yang sesuai standar kualitas produk BBM,&#8221; tutup Taufiq. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAWA TENGAH &#8211; Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bahwa BBM jenis Pertalite yang dijual di SPBU Trucuk, Klaten, tercemar air. Video yang diunggah oleh akun Instagram @folkshitt pada Selasa (08\/04\/2025) menunjukkan Pertalite yang masuk ke dalam botol bercampur dengan air. Akibat kejadian ini, beberapa kendaraan yang mengisi BBM di SPBU tersebut mengalami &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":93660,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,17,9331],"tags":[],"class_list":["post-93659","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-headlines","category-jawa-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93659"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93659\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93662,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93659\/revisions\/93662"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}