{"id":93903,"date":"2025-04-10T16:51:14","date_gmt":"2025-04-10T08:51:14","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=93903"},"modified":"2025-04-10T16:51:14","modified_gmt":"2025-04-10T08:51:14","slug":"viral-mobil-dinas-dan-wanita-di-pinggir-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/viral-mobil-dinas-dan-wanita-di-pinggir-jalan\/","title":{"rendered":"Viral, Mobil Dinas dan Wanita di Pinggir Jalan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> \u2014 Sebuah video berdurasi singkat yang menunjukkan mobil berpelat dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) berhenti di pinggir jalan bersama seorang wanita menjadi viral di media sosial. Video tersebut memicu spekulasi liar dari warganet, termasuk dugaan tidak pantas mengenai pejabat pengguna kendaraan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rekaman tersebut, yang diambil pada malam hari, memperlihatkan seorang wanita berdiri di sisi kendaraan berpelat merah milik Kemhan. Narasi yang menyertainya menyebutkan bahwa kendaraan tersebut diduga digunakan oleh oknum pejabat untuk menyewa pekerja seks komersial (PSK), meski hingga kini belum ada bukti yang menguatkan klaim tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait hal ini, Kementerian Pertahanan melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi internal. Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi pengguna kendaraan dan kepentingan penggunaannya saat kejadian terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemhan saat ini tengah melakukan penelusuran internal secara menyeluruh untuk memastikan siapa pengguna maupun kepentingan penggunaan kendaraan tersebut,\u201d ujar Frega saat dikonfirmasi, Rabu (09\/04\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengimbau publik agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerkait beredarnya video di medsos yang menunjukkan sebuah kendaraan berpelat dinas Kemhan yang diduga terlibat dalam aktivitas tidak pantas di pinggir jalan, kami mengajak seluruh masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Dalam era digital saat ini, diseminasi informasi dapat dengan mudah terjadi misinformasi dan disinformasi tanpa konteks yang utuh,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Frega menambahkan bahwa Kementerian Pertahanan menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan dan disiplin. Oleh karena itu, apabila nantinya terbukti terjadi pelanggaran, maka tindakan tegas akan diambil terhadap pihak terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemhan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, kehormatan, dan integritas. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan aturan hukum dan kode etik yang berlaku,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai lokasi pasti kejadian maupun identitas pengguna kendaraan. Penelusuran internal oleh Kemhan masih terus berjalan guna mengungkap fakta secara utuh dan adil. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Sebuah video berdurasi singkat yang menunjukkan mobil berpelat dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) berhenti di pinggir jalan bersama seorang wanita menjadi viral di media sosial. Video tersebut memicu spekulasi liar dari warganet, termasuk dugaan tidak pantas mengenai pejabat pengguna kendaraan tersebut. Rekaman tersebut, yang diambil pada malam hari, memperlihatkan seorang wanita berdiri di sisi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":93904,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,19,35],"tags":[],"class_list":["post-93903","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-hotnews","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93903"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93903\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93906,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93903\/revisions\/93906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93904"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}