{"id":94524,"date":"2025-04-14T15:25:21","date_gmt":"2025-04-14T07:25:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=94524"},"modified":"2025-04-14T15:25:21","modified_gmt":"2025-04-14T07:25:21","slug":"4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/","title":{"rendered":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TARAKAN<\/strong> \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah kelurahan. Ia menjelaskan bahwa angka awal yang tercatat berasal dari dashboard pendataan daring.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cData itu perlu kita validasi kembali karena kan ada yang sudah keluar atau ada yang sudah masuk pesantren dan itu tidak masuk di Dapodik sehingga itu diverifikasi di lapangan dan berkurang,\u201d kata Tamrin saat ditemui pada Sabtu (12\/04\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil verifikasi menunjukkan bahwa dari total 4.000-an anak, sekitar 1.300 di antaranya tercatat sebagai anak putus sekolah dari jenjang SD dan SMP. Sementara sisanya merupakan anak yang tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) serta penyandang disabilitas yang belum tertampung di lembaga pendidikan khusus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tamrin mengakui bahwa mengajak anak-anak yang sudah keluar dari sistem pendidikan formal untuk kembali ke sekolah bukan perkara mudah. Faktor ekonomi menjadi alasan yang paling dominan, terutama bagi keluarga kurang mampu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang sebelumnya ini memang kendala di anak putus sekolah meskipun kita lanjutkan kembali sekolah selalu menjadi alasan itu faktor ekonominya. Jadi mudah-mudahan dengan adanya sekolah rakyat bisa jadi solusi bagi mereka,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekolah rakyat yang dimaksud merupakan program pendidikan alternatif berbasis asrama, yang dirancang untuk menampung anak-anak dari keluarga prasejahtera tanpa biaya tambahan. Harapannya, program ini dapat membantu memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kendala lain, menurut Tamrin, adalah minimnya keberadaan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Tarakan. Lokasi SLB yang relatif jauh dari pusat kota menyulitkan penyandang disabilitas untuk mengikuti pendidikan secara optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Disdik Tarakan merencanakan langkah konkret untuk mendata ulang anak-anak yang belum bersekolah pada tahun ini. &#8220;Tahun ini kita akan aksi lagi supaya anak-anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah bisa melanjutkan pendidikan, walaupun tidak formal,&#8221; tutupnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":94527,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,27,2257],"tags":[],"class_list":["post-94524","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-14T07:25:21+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-14T07:25:21+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#blogposting\",\"name\":\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo\",\"headline\":\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/hso.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},\"datePublished\":\"2025-04-14T15:25:21+08:00\",\"dateModified\":\"2025-04-14T15:25:21+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Kalimantan Utara, Tarakan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Utara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Tarakan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tarakan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#listItem\",\"name\":\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Tarakan\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/\",\"name\":\"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo\",\"description\":\"TARAKAN \\u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/hso.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#mainImage\",\"width\":700,\"height\":393},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-04-14T15:25:21+08:00\",\"dateModified\":\"2025-04-14T15:25:21+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo","description":"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#blogposting","name":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo","headline":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/hso.jpg","width":700,"height":393},"datePublished":"2025-04-14T15:25:21+08:00","dateModified":"2025-04-14T15:25:21+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Kalimantan Utara, Tarakan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Utara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Tarakan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","position":3,"name":"Tarakan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#listItem","name":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#listItem","position":4,"name":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Tarakan"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/","name":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo","description":"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/hso.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#mainImage","width":700,"height":393},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/#mainImage"},"datePublished":"2025-04-14T15:25:21+08:00","dateModified":"2025-04-14T15:25:21+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo","og:description":"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-04-14T07:25:21+00:00","article:modified_time":"2025-04-14T07:25:21+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan - Berita Borneo","twitter:description":"TARAKAN \u2013 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat jumlah anak putus sekolah di wilayah tersebut mencapai lebih dari 4.000 orang. Data tersebut didominasi oleh anak-anak yang tidak menamatkan Sekolah Dasar (SD) maupun tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan melalui","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"94524","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"tarakan","score":88,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":5,"maxScore":5,"error":0},"keyphraseInIntroduction":{"score":3,"maxScore":9,"error":1},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"best","score":9,"maxScore":9,"error":0}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-04-14 07:25:27","updated":"2025-06-06 22:33:38","focus_keyword":"tarakan","additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/\" title=\"Kalimantan Utara\">Kalimantan Utara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/\" title=\"Tarakan\">Tarakan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Utara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/"},{"label":"Tarakan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/"},{"label":"4000 Anak Putus Sekolah di Tarakan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/4000-anak-putus-sekolah-di-tarakan\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94524","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=94524"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94524\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94529,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94524\/revisions\/94529"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94527"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=94524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=94524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=94524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}