{"id":95008,"date":"2025-04-16T17:20:13","date_gmt":"2025-04-16T09:20:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=95008"},"modified":"2025-04-16T17:20:13","modified_gmt":"2025-04-16T09:20:13","slug":"festival-songkran-thailand-jadi-pelipur-suhu-panas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/festival-songkran-thailand-jadi-pelipur-suhu-panas\/","title":{"rendered":"Festival Songkran Thailand Jadi Pelipur Suhu Panas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANGKOK<\/strong> \u2013 Ribuan warga Thailand dan wisatawan asing membanjiri jalan-jalan ibu kota Bangkok, Minggu (13\/04\/2025), untuk merayakan Songkran, Tahun Baru Tradisional Thailand yang identik dengan festival air. Suasana semakin semarak meski suhu udara mencapai 36 derajat Celsius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu pusat keramaian berada di kawasan Khaosan Road, yang sepanjang setengah kilometer disulap menjadi panggung pesta air raksasa. Musik menghentak dari berbagai bar dan kios kaki lima, berpadu dengan suara tawa dan teriakan riang peserta yang saling menyiramkan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya membawa empat pistol air, kacamata pelindung, topi, dan kantong anti-air untuk melindungi ponsel saya,\u201d kata Teera Rachapol (50), warga Bangkok yang turut serta dalam perayaan. \u201cLihat saja orang-orang di belakang saya, basah kuyup semua. Seru sekali!\u201d tambahnya sambil tertawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Songkran tahun ini berlangsung dalam bayang-bayang gempa bumi yang mengguncang Myanmar pada Maret lalu. Meski demikian, kehadiran wisatawan internasional tetap tinggi, menandakan kepercayaan terhadap kondisi keamanan di Thailand.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang belum datang ke sini mungkin masih takut. Tapi kalau kita waspada, semuanya aman-aman saja,\u201d ujar Zhang, pelancong asal China yang merasa tenang menikmati festival tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Tinke Stokman (20), wisatawan muda dari Belanda, ini adalah pengalaman perdana mengikuti Songkran. \u201cSangat menyenangkan. Di Belanda, tahun baru cuma pesta kembang api dan minum-minum. Ini benar-benar beda. Aku suka airnya, aku suka suasananya,\u201d ungkapnya penuh antusias.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Festival Songkran tidak hanya dikenal sebagai ajang hiburan massal, tetapi juga memiliki makna spiritual. Perayaan ini melambangkan proses penyucian diri dan awal kehidupan baru, bertepatan dengan berakhirnya musim kemarau dan tibanya masa tanam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak-anak hingga dewasa, baik warga lokal maupun turis mancanegara, larut dalam salah satu pertempuran air terbesar di dunia, menjadikan Songkran sebagai peristiwa budaya sekaligus atraksi wisata unggulan Thailand. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANGKOK \u2013 Ribuan warga Thailand dan wisatawan asing membanjiri jalan-jalan ibu kota Bangkok, Minggu (13\/04\/2025), untuk merayakan Songkran, Tahun Baru Tradisional Thailand yang identik dengan festival air. Suasana semakin semarak meski suhu udara mencapai 36 derajat Celsius. Salah satu pusat keramaian berada di kawasan Khaosan Road, yang sepanjang setengah kilometer disulap menjadi panggung pesta air &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":95009,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,2254],"tags":[],"class_list":["post-95008","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95008","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95008"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95008\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95012,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95008\/revisions\/95012"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}