{"id":95501,"date":"2025-04-19T16:41:16","date_gmt":"2025-04-19T08:41:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=95501"},"modified":"2025-04-19T16:41:16","modified_gmt":"2025-04-19T08:41:16","slug":"warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/","title":{"rendered":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, menegaskan pentingnya pelestarian dokumen-dokumen ini sebagai bagian dari sejarah umat manusia. \u201cWarisan dokumenter adalah elemen penting namun rapuh dari memori dunia. UNESCO terus berupaya melestarikannya dengan berbagi praktik terbaik serta memperbarui daftar ini sebagai rekaman sejarah kolektif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelima warisan Indonesia yang diterima dalam daftar tahun ini mencerminkan kekayaan budaya dan kontribusi historis bangsa dalam berbagai bidang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang pertama adalah Arsip Tari Jawa: Seni Tari Mangkunegaran, 1861\u20131944, yang mencakup koreografi, notasi musik, serta dokumentasi visual dari pertunjukan tari tradisional Mangkunegaran. Koleksi ini terdiri atas lebih dari 1.500 dokumen teks dan ratusan foto, mencatat pengaruh Mangkunegara IV hingga VII dalam pelestarian seni tari klasik Jawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, Surat dan Arsip Kartini: Perjuangan untuk Kesetaraan Gender, yang diajukan bersama oleh Indonesia dan Belanda. Koleksi ini memuat surat-surat R.A. Kartini yang menyuarakan gagasan pendidikan dan emansipasi perempuan. Surat-surat tersebut tidak hanya mencerminkan pemikiran Kartini, tetapi juga menjadi fondasi gerakan kesetaraan gender di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketiga, Naskah Sang Hyang Siksa Kandang Karesian (SSKK), sebuah manuskrip Sunda abad ke-16 yang ditulis di atas daun gebang. Naskah ini menyimpan ajaran moral dan hukum adat, sekaligus mencerminkan dinamika sosial, politik, serta hubungan dagang masyarakat Sunda dengan negara-negara lain di Asia kala itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warisan keempat adalah Karya-Karya Hamzah Fansuri, yang merupakan hasil kolaborasi Indonesia dan Malaysia. Hamzah Fansuri dikenal sebagai tokoh penting dalam sastra Melayu klasik yang memperkenalkan tasawuf melalui karya-karyanya. Ia juga dianggap sebagai pelopor penulisan akademik sistematis dalam bahasa Melayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terakhir, dokumen Kelahiran Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN): Arsip Pembentukan ASEAN, 1967\u20131976, yang diajukan bersama oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Arsip ini mencakup berbagai dokumen penting terkait pendirian ASEAN, termasuk Deklarasi ASEAN 1967, foto-foto, film dokumenter, rekaman audio, dan wawancara sejarah lisan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan bertambahnya kelima warisan ini, Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu negara dengan kekayaan dokumenter budaya dan sejarah yang diakui secara global. Hingga saat ini, Indonesia telah memiliki 13 entri dalam daftar Memori Dunia UNESCO. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":95504,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,35],"tags":[],"class_list":["post-95501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-19T08:41:16+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-19T08:41:16+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#blogposting\",\"name\":\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo\",\"headline\":\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/uyio.jpg\",\"width\":750,\"height\":500},\"datePublished\":\"2025-04-19T16:41:16+08:00\",\"dateModified\":\"2025-04-19T16:41:16+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Hotnews, Nasional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/#listItem\",\"name\":\"Hotnews\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hotnews\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#listItem\",\"name\":\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/#listItem\",\"name\":\"Hotnews\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/\",\"name\":\"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo\",\"description\":\"JAKARTA \\u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\\\/04\\\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/uyio.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#mainImage\",\"width\":750,\"height\":500},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-04-19T16:41:16+08:00\",\"dateModified\":\"2025-04-19T16:41:16+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo","description":"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#blogposting","name":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo","headline":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/uyio.jpg","width":750,"height":500},"datePublished":"2025-04-19T16:41:16+08:00","dateModified":"2025-04-19T16:41:16+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#webpage"},"articleSection":"Hotnews, Nasional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/#listItem","name":"Hotnews"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/#listItem","position":2,"name":"Hotnews","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#listItem","name":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#listItem","position":3,"name":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/#listItem","name":"Hotnews"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/","name":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo","description":"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/uyio.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#mainImage","width":750,"height":500},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/#mainImage"},"datePublished":"2025-04-19T16:41:16+08:00","dateModified":"2025-04-19T16:41:16+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo","og:description":"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-04-19T08:41:16+00:00","article:modified_time":"2025-04-19T08:41:16+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO - Berita Borneo","twitter:description":"JAKARTA \u2013 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menambahkan lima warisan dokumenter asal Indonesia ke dalam Memory of the World Register atau Daftar Memori Dunia. Pengumuman ini disampaikan UNESCO melalui pernyataan resminya pada Jumat (18\/04\/2025), bersamaan dengan dimasukkannya total 74 warisan dokumenter baru dari 72 negara dan empat organisasi internasional. Direktur","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"95501","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"unesco","score":88,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":5,"maxScore":5,"error":0},"keyphraseInIntroduction":{"score":3,"maxScore":9,"error":1},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"best","score":9,"maxScore":9,"error":0}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-04-19 08:41:22","updated":"2025-06-06 23:22:40","focus_keyword":"unesco","additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/\" title=\"Hotnews\">Hotnews<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tWarisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Hotnews","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/"},{"label":"Warisan Dokumenter Indonesia Masuk UNESCO","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warisan-dokumenter-indonesia-masuk-unesco\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95505,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95501\/revisions\/95505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}