{"id":95776,"date":"2025-04-21T14:10:03","date_gmt":"2025-04-21T06:10:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=95776"},"modified":"2025-04-21T14:10:03","modified_gmt":"2025-04-21T06:10:03","slug":"kalteng-gempar-lansia-meninggal-di-losmen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kalteng-gempar-lansia-meninggal-di-losmen\/","title":{"rendered":"Kalteng Gempar, Lansia Meninggal di Losmen"},"content":{"rendered":"<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"318\" data-end=\"385\">\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"387\" data-end=\"621\"><b>PALANGKA RAYA <\/b>\u2013 Suasana di sekitar Komplek Pasar Besar, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mendadak gempar usai ditemukannya jenazah seorang pria lanjut usia di sebuah losmen yang terletak di Jalan Jawa, Sabtu (19\/04\/2025) siang.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"623\" data-end=\"848\">Korban diketahui bernama Hamidiansyah (85), pria asal Kalimantan Selatan yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga toko di kawasan pasar. Ia diketahui tinggal seorang diri dan tidak memiliki sanak keluarga di Palangka Raya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"850\" data-end=\"1063\">Jenazah pertama kali ditemukan oleh Karina (42), pengelola losmen tempat korban menginap. Seperti rutinitas harian, Karina mendatangi kamar korban untuk menawarkan sarapan. Namun, tak ada respons dari dalam kamar.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1065\" data-end=\"1260\">\u201cKarena merasa curiga, saya langsung menghubungi warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Pahandut. Saat kamar korban dibuka, ternyata beliau sudah meninggal dunia,\u201d ujar Karina kepada wartawan.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1262\" data-end=\"1465\">Ia mengaku kerap merasa iba dengan kondisi korban yang terlihat lemah dan kerap mengeluh sakit. Menurut Karina, Hamidiansyah memang mengidap sejumlah penyakit komplikasi dan sering mengalami batuk berat.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1467\" data-end=\"1699\">Setelah menerima laporan, aparat dari Polsek Pahandut bersama tim emergency response segera menuju lokasi kejadian. Jenazah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Doris Sylvanus untuk proses visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1701\" data-end=\"1860\">Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab kematian korban.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1862\" data-end=\"2028\">\u201cPolisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Pihak keluarga korban juga masih dihubungi untuk proses selanjutnya,\u201d pungkas petugas.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2030\" data-end=\"2330\">Peristiwa ini pun menyita perhatian warga sekitar yang tidak menyangka bahwa pria lansia yang dikenal pendiam tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamar losmen. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya warga lanjut usia yang hidup sebatang kara. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2030\" data-end=\"2330\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2013 Suasana di sekitar Komplek Pasar Besar, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mendadak gempar usai ditemukannya jenazah seorang pria lanjut usia di sebuah losmen yang terletak di Jalan Jawa, Sabtu (19\/04\/2025) siang. Korban diketahui bernama Hamidiansyah (85), pria asal Kalimantan Selatan yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga toko di kawasan pasar. Ia diketahui tinggal &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":95777,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-95776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95776"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95778,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95776\/revisions\/95778"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}