{"id":96269,"date":"2025-04-22T18:01:10","date_gmt":"2025-04-22T10:01:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=96269"},"modified":"2025-07-07T11:30:26","modified_gmt":"2025-07-07T03:30:26","slug":"adnan-faridhan-soroti-proyek-perpipaan-pasar-pagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/adnan-faridhan-soroti-proyek-perpipaan-pasar-pagi\/","title":{"rendered":"Adnan Faridhan Soroti Proyek Perpipaan Pasar Pagi"},"content":{"rendered":"<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"183\" data-end=\"258\">\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"260\" data-end=\"560\"><strong data-start=\"260\" data-end=\"273\">SAMARINDA<\/strong> \u2013 Pemasangan pipa air bersih milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda di Jalan Bhayangkara menuai sorotan dari wakil rakyat. Proyek tersebut dinilai menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan karena permukaan jalan yang bergelombang dan tidak rata.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"562\" data-end=\"949\">Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda dari Daerah Pemilihan Samarinda Kota, Samarinda Ilir, dan Sambutan, Adnan Faridhan, menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Ia menilai pelaksanaan tidak dilakukan dengan perencanaan dan koordinasi yang matang, serta menilai Pemerintah Kota Samarinda kurang melakukan pengawasan terhadap kontraktor pelaksana.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"951\" data-end=\"1315\">\u201cMenurut saya pasti itu ada miskordinasi antara instansi itu seharusnya perencanaannya harus jelas, jadi tidak bolak-balik perbaikannya dan kontraktor-kontraktor itu tidak bisa menyelesaikan proyek itu dengan baik yang menjadikan jalan bergelombang, dan Pemkot terkesan abai terhadap kontraktor itu,\u201d ujar Adnan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22\/04\/2025).<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1317\" data-end=\"1542\">Ia menambahkan, terdapat kecenderungan proyek-proyek milik pemerintah kota dijalankan tanpa perencanaan yang matang, bahkan terlihat hanya berorientasi pada penyelesaian fisik tanpa memperhatikan kualitas dan ketepatan waktu.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1544\" data-end=\"1834\">\u201cSaya mengamatinya sebagai wakil rakyat banyak proyek-proyek yang terkesan asal jadi dan asal ada proyek sementara penyelesaian kebanyakan bermasalah seperti contohnya teras Samarinda, pasar pagi dan terowongan itu kalau tidak salah molor dari jadwalnya,\u201d lanjut politisi Partai Golkar itu.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1836\" data-end=\"2071\">Lebih lanjut, Adnan menyayangkan adanya penambahan anggaran untuk pembangunan tahap akhir Pasar Pagi. Ia mempertanyakan dasar perencanaan awal proyek tersebut, mengingat saat ini pemerintah tengah mengusung semangat efisiensi anggaran.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2073\" data-end=\"2263\">\u201cProyek pasar pagi itu kenapa ada penambahan anggaran lagi, kalau seperti itu akhirnya jadi mencurigai kenapa bisa ada penambahan lagi sementara ini lagi gaungnya adalah efisiensi,\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2265\" data-end=\"2519\">Menutup pernyataannya, Adnan menyatakan dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia mendorong agar anggaran difokuskan pada sektor-sektor yang lebih mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2521\" data-end=\"2764\">\u201cSaya sangat setuju dengan namanya efisiensi dan biarkan untuk anggaran pendidikan serta kami juga siap untuk di efisiensi untuk masalah perjalanan dinas tidak ada masalah, tapi jangan yang di tempat lain masih bisa nambah anggaran,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2766\" data-end=\"2909\">Dengan pernyataan ini, Adnan menggarisbawahi pentingnya tata kelola proyek yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Pemasangan pipa air bersih milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda di Jalan Bhayangkara menuai sorotan dari wakil rakyat. Proyek tersebut dinilai menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan karena permukaan jalan yang bergelombang dan tidak rata. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda dari Daerah Pemilihan Samarinda Kota, Samarinda Ilir, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":96294,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-96269","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-serba-serbi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96269","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=96269"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96269\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96296,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96269\/revisions\/96296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/96294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=96269"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=96269"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=96269"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}